UPDATEBALI.com, DENPASAR – Menjelang pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVI, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali menunjukkan keseriusannya menjaga keandalan pasokan listrik melalui pelaksanaan Apel Bakti Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) Tahun 2025.
Kegiatan strategis ini digelar pada Selasa, 17 Juni 2025 di Lapangan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar.
Apel Bakti PDKB merupakan agenda tahunan PLN yang melibatkan tim khusus terlatih dalam pemeliharaan jaringan tanpa perlu memutus aliran listrik. Untuk tahun ini, seluruh regu PDKB dari wilayah Bali Selatan diterjunkan guna menyelesaikan 24 titik pekerjaan secara serentak di area kerja UP3 Bali Selatan.
Seluruh pekerjaan dilakukan dalam kondisi jaringan tetap menyala (bertegangan), memastikan pelanggan tetap menikmati layanan listrik tanpa gangguan.
General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata pelayanan prima kepada pelanggan.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat tetap merasakan kenyamanan menggunakan listrik meskipun kami sedang melakukan pemeliharaan,” ujarnya.
Eric juga menyampaikan bahwa tim PDKB adalah pasukan elite PLN yang bekerja di bawah risiko tinggi, dengan keahlian khusus dan pelatihan panjang.
“Mereka adalah ujung tombak keandalan sistem kelistrikan. Kinerja mereka sangat penting, terutama di wilayah Bali Selatan yang menjadi pusat aktivitas bisnis, pariwisata, dan pemerintahan,” jelasnya.
Saat ini, PLN UID Bali memiliki 71 personel PDKB yang tergabung dalam 13 regu, tersebar di tiga UP3: Bali Selatan, Bali Timur, dan Bali Utara. Para personel telah tersertifikasi untuk bekerja pada jaringan listrik bertegangan hingga 20.000 Volt.
Dari sisi kinerja, hingga Mei 2025, tim PDKB UID Bali telah menuntaskan 2.525 titik pekerjaan, menyelamatkan energi sebesar 5,34 juta kWh, serta berhasil menekan durasi gangguan listrik (SAIDI) hingga 483,32 menit per pelanggan per tahun dan frekuensi gangguan (SAIFI) menjadi 3,00 kali per pelanggan per tahun.
Dalam amanatnya, Eric juga menekankan pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
“Tidak ada yang lebih penting dari keselamatan manusia. Setiap pekerjaan harus dilakukan dengan kepedulian, kepatuhan pada prosedur, dan semangat saling menjaga demi mewujudkan zero accident,” tegasnya.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk kesiapan PLN dalam menyukseskan Pesta Kesenian Bali 2025, yang akan dibuka secara resmi oleh Presiden RI pada 21 Juni mendatang. PLN memastikan sistem kelistrikan siap mendukung kelancaran ajang budaya tahunan kebanggaan masyarakat Bali tersebut.
Melalui Apel Bakti PDKB 2025, PLN UID Bali kembali memperkuat komitmennya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi mendukung pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan kualitas hidup masyarakat Bali.(yud/ub)





