UPDATEBALI.com, DENPASAR – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap informasi palsu atau hoaks yang mengatasnamakan proses rekrutmen pegawai perusahaan listrik negara tersebut.
Hal ini disampaikan oleh Imbar Susanto Senior Manager Komunikasi dan Umum PT PLN (Persero) UID Bali yang menggantikan Hamidi Hamid, dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu 23 Juli 2025 di Warung Mina Renon, Denpasar..
“Belakangan ini beredar sejumlah informasi palsu terkait lowongan kerja di PLN. Kami tegaskan bahwa rekrutmen resmi hanya diumumkan melalui situs web rekrutmen.pln.co.id dan akun media sosial resmi PLN yang sudah terverifikasi,” ujar Imbar.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen PLN dilakukan secara daring dan tanpa pungutan biaya.
“PLN tidak pernah meminta bayaran dalam bentuk apapun. Jika ada pihak yang meminta imbalan atau mengaku bisa meluluskan peserta seleksi dengan membayar sejumlah uang, maka itu sudah pasti penipuan,” tambahnya.
PLN pun mengajak masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap oknum atau akun tidak resmi yang menyebarkan informasi palsu.
Berikut beberapa poin penting yang perlu diperhatikan terkait rekrutmen PLN yakni, Sumber Informasi Resmi, Informasi lowongan kerja PLN hanya tersedia di laman resmi (https://rekrutmen.pln.co.id) dan akun media sosial resmi PLN yang memiliki tanda verifikasi (centang biru).
“Seluruh tahapan rekrutmen dilakukan secara online dan tidak dipungut biaya. Hati-hati terhadap pihak yang mengaku sebagai perwakilan PLN dan meminta sejumlah uang. Segera laporkan jika menemukan indikasi penipuan dan pastikan akun media sosial yang membagikan informasi rekrutmen adalah akun resmi dengan centang biru,” ujarnya.
Masyarakat yang menemukan informasi mencurigakan terkait rekrutmen PLN diimbau untuk tidak langsung mempercayai dan segera melakukan konfirmasi ke kanal resmi PLN.(den/ub)





