UPDATEBALI.com, BANGLI – PT PLN (Persero) berkolaborasi dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangli meresmikan dua unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan kapasitas masing-masing 22 kilo watt (kW) bertipe standard charging, Bangli, pada Selasa, 30 Juli 2024.
Langkah ini menjadikan RSUD Bangli sebagai rumah sakit pertama yang menyediakan fasilitas pengisian daya kendaraan listrik di Bali.
SPKLU yang terletak di lingkungan RSUD Bangli, Jalan Brigjen Ngurah Rai, merupakan upaya nyata dalam mendukung pemerintah mendorong penggunaan kendaraan listrik di Bali. Selain itu, inisiatif ini sejalan dengan visi RSUD Bangli untuk mewujudkan green hospital di Bali.
Plh. General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali, Rizky Mochamad, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara PLN dan berbagai pihak untuk mempercepat transisi energi di Bali.
“PLN mendukung penuh dan mendorong berbagai pihak untuk berpartisipasi dalam memacu penggunaan kendaraan listrik di Bali,” ujar Rizky Mochamad.
Ia menambahkan, iklim kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) harus didorong secara positif sebagai bagian dari upaya transisi energi di Bali.
“Net Zero Emission 2060 membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Dengan meyakinkan masyarakat bahwa infrastruktur kendaraan listrik tersedia dengan baik, diharapkan pengguna kendaraan listrik makin meningkat,” lanjutnya.
Rizky Mochamad juga berharap kolaborasi ini tidak hanya terbatas pada SPKLU saja, namun juga upaya pembangunan pembangkit baru terbarukan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap.
Sejalan dengan harapan PLN, Direktur Utama RSUD Bangli, dr. I Dewa Gede Oka Darsana, menyatakan optimisme bahwa visi RSUD Bangli sebagai rumah sakit hijau dapat terwujud melalui kolaborasi ini.
“Kami berterima kasih kepada PLN atas kerjasama yang baik ini dan bersyukur atas peresmian SPKLU hari ini. Kami dapat menjadi bagian dari program pemerintah dalam mendukung transisi energi,” jelas dr. Dewa Darsana.
Ia juga menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah mempelajari potensi penggunaan PLTS Atap untuk menunjang kebutuhan energi listrik di RSUD Bangli.
“Kami sudah menindaklanjutinya baik kepada penyedia PLTS PT Icon Plus anak usaha PLN, maupun kepada Kementerian Kesehatan. Jika pembangunannya disetujui, maka keberadaan SPKLU dan PLTS di RSUD Bangli dapat mendukung visi menjadi rumah sakit yang ramah lingkungan,” tambahnya.
Selain peresmian SPKLU, acara ini juga meluncurkan Wifi Corner sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Icon Plus. Kehadiran Wifi Corner diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pengunjung rumah sakit dalam mengakses informasi melalui internet. (yud/ub)





