Pj. Sekda Badung Resmi Buka Badung Education Fair 2024 dengan Tema “Wawasan Kebangsaan”

0
301
Pj. Sekda Badung IB. Surya Suamba membuka acara Badung Education Fair di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Selasa (8/10). Sumber Foto: Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNG – Pj. Sekda Badung, Ida Bagus Surya Suamba, secara resmi membuka Badung Education Fair 2024 di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, pada Selasa, 8 Oktober 2024.

Acara ini juga dirangkaikan dengan Pengukuhan Forum Pengelolaan Lembaga Kursus dan Pelatihan masa bakti 2023-2028 serta peluncuran program Guru Qris Kabupaten Badung.

Turut hadir dalam acara ini Kadis Dikpora Badung, I Gusti Made Dwipayana, Plt. Bunda PAUD Kabupaten Badung, Nyonya Kristiani Suiasa, dan berbagai stakeholder pendidikan lainnya.

Baca Juga:  Kesbangpol Buleleng Siapkan Calon Paskibraka Berkarakter Pancasila dan Berjiwa Patriot

Memasuki tahun ketiga, Badung Education Fair 2024 mengusung tema “Wawasan Kebangsaan” untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Badung.

Kegiatan ini bertujuan mempertemukan seluruh pemangku kepentingan pendidikan, termasuk sekolah, pemerintah, dan mitra pembangunan.

Dalam laporannya, Kadisdikpora I Gusti Made Dwipayana mengungkapkan bahwa rangkaian kegiatan telah dimulai sejak bulan Agustus dengan berbagai agenda, termasuk lomba-lomba untuk jenjang PAUD, SD, SMP, SMA/SMK, serta program Drop and Share, yang diikuti lebih dari 600 satuan pendidikan.

Baca Juga:  Jaya Negara Buka Turnamen Tenis Meja Antar OPD Serangkaian HUT Ke-236 Kota Denpasar

Pj. Sekda IB. Surya Suamba menyambut baik acara ini sebagai bentuk kerjasama antar stakeholder yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung.

Ia menekankan pentingnya kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan menyampaikan harapannya agar generasi muda dapat berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Badung.

Surya Suamba juga mengingatkan para guru akan pentingnya mendidik siswa dengan integritas dan budi pekerti, yang menjadi dasar untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. “Dengan pendidikan budi pekerti yang baik, harapan kita untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan bisa tercapai,” tutupnya. (den/ub)