Pj Mahendra Jaya Soroti Manfaat dan Dampak Ekonomi dari Sistem Tol MLFF

0
387
Jadi Pelopor Nasional, Pj Gubernur Bali Apresiasi Inovasi Sistem Tol MLFF
Jadi Pelopor Nasional, Pj Gubernur Bali Apresiasi Inovasi Sistem Tol MLFF. Sumber foto: Humas Pemprov Bali

UPDATEBALI.comBADUNGPenjabat (Pj) Gubernur Bali, S.M. Mahendra Jaya, memberikan apresiasi tinggi atas penerapan sistem tol non-tunai nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF) yang digagas oleh Direktur Jalan Bebas Hambatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Triono Junoasmono.

Pj. Gubernur mengungkapkan apresiasinya dalam acara Verifikasi dan Tinjauan Lapangan Calon Penerima Tanda Kehormatan Satya Lencana Wira Karya yang diadakan di Sheraton Bali Kuta Resort, Jumat 19 Juli 2024.

“Sistem MLFF adalah inovasi dan terobosan yang sangat bermanfaat untuk mengatasi permasalahan di lapangan. Ini merupakan inovasi yang berdampak langsung pada masyarakat,” ujar Pj. Gubernur Mahendra Jaya.

Baca Juga:  Kendalikan Inflasi, Pj Gubernur Bali Panen Cabai dan Ikan Nila di Hutan Kota Singaraja

Ia menambahkan bahwa Bali akan menjadi daerah pertama yang menerapkan sistem MLFF dengan ruas tol Bali Mandara sebagai pilot project.

“Kami sangat tersanjung dengan inovasi ini yang tidak hanya akan dirasakan oleh masyarakat Bali tetapi juga oleh wisatawan, mengingat Bali adalah kawasan global dan destinasi pariwisata internasional,” tandasnya.

Mahendra Jaya berharap penerapan sistem ini dapat menyelesaikan kemacetan dan antrean di tol.

“Sistem ini akan meningkatkan kenyamanan dan memberikan dampak positif bagi Bali. Dengan adanya efisiensi dan tidak adanya hambatan di gerbang tol, akan sangat mendukung pertumbuhan ekonomi karena pergerakan orang dan barang akan menjadi lebih cepat,” tambahnya.

Baca Juga:  DPRD Bali Bahas Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Peternak dalam Rapat Paripurna ke-17

Triono Junoasmono menjelaskan bahwa uji coba sistem pembayaran tol tanpa henti ini telah dilakukan di Jalan Tol Bali Mandara.

“Pengguna jalan tol harus mendaftarkan kendaraan mereka melalui aplikasi. Menurut feasibility study Kementerian PUPR, antrean kendaraan di gerbang tol mengakibatkan kerugian sebesar Rp4,4 triliun per tahun di Indonesia. Penerapan sistem MLFF diharapkan dapat menjadi solusi,” ungkap Triono.

Baca Juga:  DPRD Bali Adakan Rapat Paripurna terkait Raperda APBD Provinsi Bali 2025

Ia menambahkan bahwa MLFF merupakan bagian dari modernisasi jalan tol yang bertujuan untuk mentransformasi pemeliharaan dan pengoperasian jalan tol yang ada.

“Implementasi MLFF akan mengoptimalkan pembayaran jalan tol dan meningkatkan pengalaman pengguna,” jelas Triono.

Penganugerahan Satya Lencana Wira Karya akan diberikan kepada tokoh-tokoh yang telah berjasa dengan tanggung jawab dan dedikasi tinggi dalam kegiatan internasional. Tim Verifikasi dan Tinjauan Lapangan Calon Penerima Tanda Kehormatan hadir langsung di Bali untuk menilai sistem MLFF yang telah diuji coba di Tol Bali Mandara.(yud/ub)