UPDATEBALI.com, DENPASAR – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti Aula Makorem 163/Wira Satya di Jalan PB Sudirman, Denpasar, pada Senin malam 26 Agustus 2024.
Acara pisah sambut Komandan Korem 163/Wira Satya berlangsung meriah, di mana tongkat komando diserahkan dari Brigjen TNI Ida Bagus Ketut Surya Wedana, SE, kepada Kolonel Inf Ida I Dewa Agung Hadisaputra, SH.
Acara diawali dengan tarian Sekar Jempiring yang anggun, dibawakan oleh siswi-siswi SD Kartika Denpasar. Tarian ini menjadi simbol penyambutan bagi kedua perwira tinggi TNI tersebut. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sesi selayang pandang yang memperkenalkan Brigjen TNI Ida Bagus Ketut Surya Wedana dan penggantinya, Kolonel Inf Ida I Dewa Agung Hadisaputra.
Dalam sambutannya, Kolonel Inf Ida I Dewa Agung Hadisaputra menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Brigjen TNI Ida Bagus Ketut Surya Wedana atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Korem 163/Wira Satya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Brigjen TNI Ida Bagus Ketut Surya Wedana, SE, atas segala dedikasi dan pengabdiannya. Semoga hubungan baik yang telah terjalin selama ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ungkapnya.
Kolonel Inf Ida I Dewa Agung Hadisaputra juga menekankan pentingnya kerja sama dari seluruh personel Makorem 163/Wira Satya dalam melaksanakan tugas ke depan. Ia berharap dapat membawa satuan ini menuju arah yang lebih baik, dengan mengutamakan keberanian, kejujuran, ketulusan, dan keikhlasan dalam setiap langkah.
“Saya menyadari sebagai Komandan Korem yang baru, saya tidak bisa bekerja sendiri. Oleh karena itu, saya memohon dukungan dari seluruh personel yang saya banggakan untuk menjalankan tugas pokok Korem 163/Wira Satya ke depan,” harapnya.
Ia juga mengungkapkan komitmennya untuk memberikan yang terbaik bagi satuan dan masyarakat di Provinsi Bali.
Sementara itu, Brigjen TNI Ida Bagus Ketut Surya Wedana dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa jabatannya terdapat kekurangan atau kesalahan. Ia berharap dukungan dan doa restu untuk mengemban tugas barunya sebagai Staf Khusus Kasad.
“Dari hati yang paling dalam, semua yang saya lakukan adalah untuk kebaikan Korem 163/Wira Satya dan masyarakat Bali,” katanya sambil memohon maaf.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk perwakilan Pj Gubernur Provinsi Bali, Kapolda Bali yang diwakili oleh Irwasda, Kabinda Bali, Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Bali, Wali Kota dan para Bupati se-Bali, serta tokoh masyarakat, agama, dan adat. Selain itu, turut hadir pula jajaran pejabat militer, termasuk Kepala Staf Korem 163/Wira Satya, para Dandim, Danyonif 741/Garuda Nusantara, serta perwakilan dari Persit Kartika Chandra Kirana.
Acara pisah sambut ini tidak hanya menjadi momen serah terima jabatan, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan komitmen untuk terus menjaga Bali tetap aman dan kondusif di bawah kepemimpinan yang baru.(den/ub)





