UPDATEBALI.com, KLUNGKUNG – Permasalahan penanganan sampah di Kabupaten Klungkung semakin mencuat dalam rapat staff lengkap Pemerintah Kabupaten Klungkung pada hari Selasa 8 November 2023. Dalam pertemuan tersebut, diungkapkan bahwa TPA Sente, tempat pembuangan akhir sampah di daerah tersebut, mengalami masalah serius akibat kelebihan sampah sejak tahun 2017.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung, I Nyoman Sidang, menjelaskan bahwa TPA Sente sudah mengalami overloading sejak empat tahun lalu. Saat ini, tinggi tumpukan sampah di lokasi tersebut telah mencapai 10 meter atau sekitar 60 meter di bawah permukaan laut.
Nyoman Sidang juga mengungkapkan bahwa masalah terbesar saat ini adalah penumpukan sampah di sisi selatan TPA Sente. Hal ini disebabkan oleh banyaknya sampah dari desa-desa sekitar yang masih dibuang ke TPA Sente. Seharusnya, desa-desa tersebut telah mampu mandiri mengelola sampahnya melalui Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R).
“Kami juga menghadapi kendala dalam penggunaan alat berat untuk merapikan sampah di TPA. Alat berat seringkali mengalami kerusakan dan hanya dapat beroperasi selama 5 hingga 10 menit sebelum panas. Kami saat ini sedang berupaya keras untuk mengatasi masalah ini,” jelas Nyoman Sidang.
Masalah penanganan sampah di TPS3R di desa-desa sekitar juga belum terselesaikan sepenuhnya. Sampah yang masuk ke TPS3R jauh lebih banyak dibandingkan dengan kapasitas pengelolaan yang ada. Akibatnya, sebagian besar sampah kembali ke desa-desa tersebut. Selain itu, kurangnya pemilahan sampah di sumber juga menghambat proses pengelolaan sampah.
Nyoman Sidang menyatakan bahwa ada tiga hal yang perlu diperhatikan untuk mengatasi permasalahan sampah di Klungkung. Pertama, pentingnya optimalisasi peran serta masyarakat dalam pemilahan sampah dari rumah tangga. Kedua, adanya komitmen bersama dalam menangani masalah sampah, karena ini adalah masalah bersama. Terakhir, upaya penanganan serius perlu dilakukan terhadap TPA yang telah overload selama empat tahun terakhir.
Permasalahan penanganan sampah di Klungkung memang menjadi isu serius yang memerlukan perhatian dan tindakan segera dari pihak terkait. Diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak terkait untuk menemukan solusi yang tepat dalam mengelola sampah secara berkelanjutan.(tra/ub)





