Peringati HUT ke-68 Bali, Bupati Sanjaya Ajak Generasi Muda Jaga Persatuan dan Budaya

0
301
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya memimpin peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali sekaligus mengukuhkan 55 anggota Paskibraka Tabanan 2026.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya memimpin peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali sekaligus mengukuhkan 55 anggota Paskibraka Tabanan 2026. Sumber foto : Humas Tabanan/Updatebali

UPDAETBALI.com, TABANAN – Peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali di Kabupaten Tabanan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen menjaga alam, manusia, dan kebudayaan Bali.

Upacara yang mengusung tema “Suci Lascarya, Nusa Wijaya” tersebut dipimpin Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. selaku Inspektur Upacara di Halaman Depan Kantor Bupati Tabanan, Jumat, 14 Agustus 2026.

Tema “Suci Lascarya, Nusa Wijaya” memiliki makna Tulus Ikhlas untuk Kejayaan Bali. Peringatan tersebut juga dirangkaikan dengan Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Tabanan Tahun 2026.

Upacara dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Nyoman Arnawa bersama Wakil Ketua I DPRD Tabanan, Danridam IX/Udayana atau yang mewakili, jajaran Forkopimda Tabanan, Sekda Tabanan beserta Ketua DWP Tabanan, para Asisten Setda Tabanan, kepala perangkat daerah dan kepala bagian di lingkungan Setda Tabanan, para camat se-Kabupaten Tabanan, serta pimpinan instansi vertikal terkait.

Dalam amanat Gubernur Bali Wayan Koster yang dibacakan Bupati Sanjaya, Hari Jadi Provinsi Bali tidak hanya menjadi peringatan atas perjalanan sejarah terbentuknya Provinsi Bali.

Baca Juga:  Dinas Perikanan Badung Gelar Mangupura Koi Festival

Momentum tersebut juga menjadi ruang untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus memperkuat tekad dalam menentukan arah pembangunan Bali di masa mendatang.

Pembangunan Bali selama ini berpedoman pada visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru. Pada periode pertama 2018-2023, berbagai capaian pembangunan telah dirangkum dalam 44 tonggak peradaban yang menjadi penanda Bali Era Baru.

Keseluruhan pembangunan tersebut diarahkan untuk menjaga keseimbangan dan keharmonisan antara alam, manusia, serta kebudayaan Bali.

Bupati Sanjaya menegaskan, tema yang diangkat dalam peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali mengandung pesan agar setiap karya, pengabdian, maupun pelayanan kepada masyarakat dilakukan dengan ketulusan dan integritas. Kepentingan masyarakat juga harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Baca Juga:  Gubernur Koster Tekankan ASN Bali Solid Jalankan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Semangat tersebut diperkuat dengan nilai gotong royong dan tanggung jawab untuk mewujudkan Bali Era Baru yang berkualitas, unggul, berdaya saing, serta berkelanjutan, baik secara sekala maupun niskala.

“Tulus ikhlas untuk kejayaan Bali,” menjadi semangat utama yang ditekankan dalam peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan mengenai Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125. Pembangunan jangka panjang tersebut tetap berlandaskan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan menempatkan alam, manusia, dan kebudayaan sebagai kekuatan utama.

Arah pembangunan tersebut berbasis nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi yang dimaknai sebagai upaya penyucian dan pemuliaan enam sumber kesejahteraan serta kebahagiaan kehidupan manusia.

Pola pembangunan semesta berencana juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pembangunan Bali. Konsep tersebut menekankan pembangunan yang terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintegrasi dalam satu kesatuan wilayah dengan semangat satu pulau, satu pola, dan satu tata kelola.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Hadiri Karya Ngenteg Linggih, Wujudkan Sinergi Pemerintah dan Krama

Melalui momentum Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali, masyarakat Bali, terutama generasi muda, juga diajak menjaga persatuan dan kebersamaan. Generasi muda dinilai memiliki peran penting dalam melanjutkan pembangunan sekaligus menjaga nilai-nilai yang menjadi identitas Bali.

“Tetap kompak, guyub, bersatu, solid bergerak mewujudkan harapan dan optimisme masa depan Bali Era Baru,” pesannya.

Setelah upacara peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Tabanan Tahun 2026.

Sebanyak 55 anggota Paskibraka Kabupaten Tabanan dikukuhkan untuk menjalankan tugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan berlangsung pada 17 Agustus 2026.

Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan upacara kemerdekaan sekaligus momentum bagi para generasi muda Tabanan untuk menunjukkan disiplin, tanggung jawab, dan semangat nasionalisme dalam menjalankan tugas.(den/updatebali)