Peringati Hari Autisme, Pemkot Denpasar Hadirkan Panggung Ekspresi Anak Berkebutuhan Khusus

0
179
Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa turut hadir dalam acara Hari Peduli Autisme Sedunia 2025 untuk menyemangati anak-anak berkebutuhan khusus dan mengajak masyarakat merayakan perbedaan.
Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa turut hadir dalam acara Hari Peduli Autisme Sedunia 2025 untuk menyemangati anak-anak berkebutuhan khusus dan mengajak masyarakat merayakan perbedaan. Sumber foto : Humas Denpasar

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Autisme Sedunia Tahun 2025, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial menyelenggarakan berbagai kegiatan seni dan kreativitas yang melibatkan anak-anak berkebutuhan khusus.

Kegiatan yang mengusung tema “Rayakan Perbedaan” ini berlangsung di UPTD Pusat Layanan Disabilitas Kota Denpasar, Selasa, 29 April 2025.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, yang hadir mewakili Ketua K3S Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara. Dalam kesempatan tersebut, Ny. Ayu Kristi menyerahkan goodie bag kepada para peserta lomba serta anak-anak yang menampilkan pertunjukan seni.

Baca Juga:  Di KTT COP27 PLN Paparkan Strategi Pembiayaan Wujudkan Transisi Energi di Indonesia

Dalam sambutannya, Ny. Ayu Kristi menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momen reflektif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang autisme.

Ia menepis pandangan negatif bahwa memiliki anak autis merupakan sebuah “karma buruk”, dan menekankan bahwa anak dengan autisme berhak hidup setara serta diterima di lingkungan sosial.

“Perayaan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman luas kepada masyarakat dan keluarga agar bisa menerima kehadiran anak dengan kebutuhan khusus. Kita perlu menghargai keberadaan individu dengan autisme sebagai bagian yang tak terpisahkan dari tatanan sosial,” ujarnya.

Baca Juga:  Momentum Kartini, Pemkot Denpasar Gelar Bazar untuk Tekan Harga Pangan

Lebih lanjut, Ny. Ayu Kristi menjelaskan bahwa tema “Rayakan Perbedaan” membawa pesan kuat bahwa perbedaan bukanlah halangan, melainkan kekuatan yang bisa menyatukan masyarakat untuk menciptakan kehidupan yang lebih inklusif.

Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Denpasar, Anak Agung Ayu Diah Kurniawati, mengatakan bahwa tema tahun ini merupakan bentuk penghargaan terhadap keberagaman kemampuan, potensi, dan ekspresi setiap anak.

Sebagai bagian dari peringatan ini, diselenggarakan berbagai lomba untuk anak-anak berkebutuhan khusus, seperti lomba desain produk disabilitas, lomba literasi, dan lomba melukis. Masing-masing kategori lomba memilih tiga pemenang utama. Selain itu, anak-anak yang tampil dalam pertunjukan seni juga mendapatkan goodie bag dari Yayasan Kanaditya.

Baca Juga:  Clean Up The Beach, HM Psikologi Udayana Gelar Baksos di Pantai Padang Galak Sanur

“Kegiatan ini bertujuan menciptakan ruang bagi mereka untuk berekspresi, berkreasi, serta menunjukkan bahwa perbedaan adalah kekuatan yang pantas dirayakan,” ujar Ayu Diah.

Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial menyatakan komitmennya untuk terus mendukung layanan dan program pemberdayaan anak-anak autis, agar mereka bisa mandiri dan diterima tanpa stigma di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya inklusi semakin meningkat, serta dapat mendorong rasa percaya diri dan kreativitas anak-anak berkebutuhan khusus.(per/ub)