Penerapan OGOD di Nusa Penida Bawa Dampak Besar, Retribusi Pariwisata Naik 210 Persen

0
35
Penerapan OGOD di Nusa Penida berhasil mendongkrak penerimaan retribusi pariwisata hingga 210,45 persen sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan secara signifikan.
Penerapan OGOD di Nusa Penida berhasil mendongkrak penerimaan retribusi pariwisata hingga 210,45 persen sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan secara signifikan. Sumber foto : Humas Klungkung/updatebali

UPDATEBALI.com, KLUNGKUNG – Penerapan mekanisme One Gate One Destination (OGOD) di Kabupaten Klungkung memberikan dampak terhadap penerimaan retribusi pariwisata.

Pada September 2026, penerimaan retribusi tercatat mencapai Rp9,41 miliar, atau meningkat 210,45 persen dibandingkan September 2025 yang sebesar Rp3,03 miliar.

Bupati Klungkung I Made Satria mengatakan, penerapan OGOD merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Klungkung untuk mengoptimalkan pengelolaan retribusi sekaligus memperkuat tata kelola dan pelayanan pariwisata.

“Penerapan OGOD merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Klungkung untuk mengoptimalkan pengelolaan retribusi sekaligus memperkuat tata kelola, pelayanan, fasilitas, dan pengembangan destinasi pariwisata Nusa Penida secara berkelanjutan,” ujar Bupati Satria, Selasa, 6 Oktober 2026.

Baca Juga:  Duta Kota Denpasar Memukau dengan Busana Adat pada Parade Busana Khas Daerah di PKB XLVI

Sejalan dengan peningkatan penerimaan retribusi, jumlah kunjungan wisatawan juga mengalami pertumbuhan. Pada September 2025 tercatat sebanyak 115.594 kunjungan, kemudian meningkat menjadi 376.059 kunjungan pada September 2026. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 225,33 persen.

Peningkatan kunjungan wisatawan tersebut berlangsung bersamaan dengan kenaikan penerimaan retribusi setelah diterapkannya mekanisme OGOD. Pada September 2025, sebelum OGOD diterapkan, penerimaan tercatat Rp3.032.235.000. Sementara pada September 2026, penerimaan meningkat menjadi Rp9.413.540.000.

Baca Juga:  Hadiri Karya Ngenteg Linggih di Pura Batulumbang, Bupati Adi Arnawa Serukan Harmoni dan Kerahayuan

Bupati Satria menegaskan, optimalisasi penerimaan daerah dari sektor pariwisata akan terus diarahkan untuk mendukung pembangunan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Pemkab Klungkung telah menganggarkan lebih dari Rp200 miliar untuk penanganan infrastruktur yang mencakup pembangunan infrastruktur transportasi, fasilitas kesehatan, pendidikan, perdagangan, serta penyediaan air bersih.

“Penerimaan daerah harus kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui pembangunan dan peningkatan pelayanan publik. Karena itu, optimalisasi sektor pariwisata harus berjalan beriringan dengan peningkatan infrastruktur dan kualitas pelayanan,” tegasnya.

Baca Juga:  Bupati Suwirta Terima Bantuan Bank BPD Bali Untuk Masyarakat Nusa Penida

Selain pembangunan infrastruktur, Pemkab Klungkung juga terus memperkuat perlindungan sosial masyarakat. Pemerintah daerah mengalokasikan lebih dari Rp46 miliar untuk pembiayaan kepesertaan BPJS Kesehatan serta lebih dari Rp3 miliar untuk kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi kelompok pekerja rentan.

Dengan peningkatan penerimaan sektor pariwisata melalui penerapan OGOD, pemerintah daerah berharap mekanisme tersebut tidak hanya memperkuat tata kelola retribusi, tetapi juga turut mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Klungkung.(yud/updatebali)