Penemuan Potongan Kaki di Pantai Penimbangan, Ternyata Milik Pasien

0
272
Screenshot vidio penemuan potongan kaki di pinggir Pantai Penimbangan, Singaraja. Sumber foto: Istimewa

UPDATEBALI.com, BULELENG – Usai sempat dihebohkan dengan penemuan potongan kaki kanan manusia berukuran sekitar 40 centimeter di pinggir Pantai Penimbangan, Singaraja, pada Jumat 20 Oktober 2023. Terkuak potongan kaki itu ternyata milik seorang pasien usai menjalani operasi yang di lebar (buang) pihak keluarganya ke pantai.

Saat dikonfirmasi Minggu 22 Oktober 2023, Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Darma Diatmika membenarkan adanya temuan potongan kaki yang sempat menggegerkan warga di pesisir Pantai Penimbangan tersebut. Dimana potongan kaki itu ditemukan salah seorang warga sekitar pukul 16.00 WITA.

Baca Juga:  Penemuan Mayat di Sumberklampok Diduga Perempuan Asal Jawa Timur

Menyikapi temuan tersebut, Polsek Kota Singaraja langsung datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Potongan kaki itu ditemukan dalam kondisi terbungkus kresek berwarna kuning dan masih dibalut perban yang diduga hasil dari amputasi. Polisi lantas mengamankan potongan kaki tersebut untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk lebih memastikan lagi, potongan kaki itu sempat diamankan Tim Identifikasi Polres Buleleng lalu dititipkan di RSUD Buleleng untuk diidentifikasi,” Ucap Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Darma Diatmika.

Baca Juga:  Sempat Konsumsi Lawar Getih, Warga Buleleng Suspek Meningitis

Kemudian setelah dilakukan penyelidikan, penyidik mendapat informasi adanya pasien asal Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng yang menjalani operasi amputasi dan ditangani oleh tim dokter RSUD Buleleng dihari yang sama, sekitar pukul 09.00 Wita.

Dengan adanya surat berita serah terima organ/jaringan tubuh yang diberikan pihak rumah sakit kepada keluarga Gede Sugiarsa (35) asal Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng polisi lantas mendatangi keluarga pasien untuk memastikan temuan tersebut.

Baca Juga:  Kecanduan, Imam Nekat Curi Tabung Gas Buat Beli Sabu

Hasilnya, ternyata potongan kaki tersebut memang milik keluarga Ariawan. Dimana usai melakukan amputasi ibunya Made Ginastri (76), pihak keluarga melebar (buang) potongan kaki tersebut di areal Pantai Penimbangan dengan dibungkus menggunakan tas kresek berwarna kuning.

“Kami sudah menyerahkan kembali potongan kaki itu ke pihak keluarga dengan harapan bisa diproses kembali agar tidak menggegerkan warga,” Tandas AKP Darma. (dna/ub)