UPDATEBALI.com, DENPASAR – Pemerintah Kota Malang melakukan kunjungan studi tiru ke Pemerintah Kota Denpasar untuk memperkuat komitmen dalam mengembangkan status Kota Layak Anak (KLA).
Rombongan dipimpin Wakil Walikota Malang, Ali Muthohirin, dan diterima langsung Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa di Kantor Walikota Denpasar, Rabu, 1 Oktober 2025.
Dalam kesempatan itu, Wawali Arya Wibawa didampingi Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Denpasar, Sri Wetrawati, serta Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, Ayu Laxmy Saraswaty.
Ia memaparkan berbagai kebijakan strategis yang telah dijalankan Pemkot Denpasar untuk mempertahankan sekaligus mengembangkan status KLA.
Salah satu program unggulan yang dipaparkan adalah penerapan Peraturan Daerah Kota Denpasar Nomor 7 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Regulasi ini disebut menjadi indikator penting KLA, khususnya dalam perlindungan kesehatan anak dan ibu hamil.
“Pemerintah Kota Denpasar memberikan perhatian khusus terhadap permasalahan anak di lapangan. Data dan temuan inilah yang kemudian kami jadikan dasar lahirnya program-program inovatif, termasuk fasilitas pendidikan, ruang bermain ramah anak, hingga kegiatan budaya yang melibatkan anak-anak,” jelas Arya Wibawa.
Sementara itu, Wakil Walikota Malang, Ali Muthohirin, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap berbagai inovasi yang dilakukan Pemkot Denpasar. Ia menegaskan bahwa langkah Denpasar dapat menjadi inspirasi dalam memperkuat program KLA di Kota Malang.
“Kami mengapresiasi program inovatif Pemkot Denpasar dalam mengembangkan KLA. Hal ini menjadi masukan penting bagi kami untuk terus mengupayakan kesejahteraan dan kesehatan anak, sejalan dengan arahan Presiden terkait peningkatan kualitas SDM,” ujarnya.
Kunjungan ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan antardaerah, tetapi juga mendorong terwujudnya kota-kota yang ramah anak, mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa secara sehat, aman, dan berdaya saing.(per/ub)





