Pemkot Denpasar Mulai Fogging ULV di Publik Area untuk Cegah DBD

0
236
Pelaksanaan kegiatan Fogging Ultra Low Volume (ULV) di publik area (di luar ruangan) seperti jalan, taman, dan lapangan di wilayah Kota Denpasar yang dimulai pada Rabu (2/4).
Pelaksanaan kegiatan Fogging Ultra Low Volume (ULV) di publik area (di luar ruangan) seperti jalan, taman, dan lapangan di wilayah Kota Denpasar yang dimulai pada Rabu (2/4). Sumber foto: Humas Denpasar

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan Kota Denpasar melaksanakan kegiatan Fogging Ultra Low Volume (ULV) di area publik seperti jalan, taman, dan lapangan.

Kegiatan ini dimulai pada Rabu, 2 April 2025, dan akan berlangsung hingga 30 April mendatang sebagai upaya mengendalikan nyamuk dewasa serta mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk.

Baca Juga:  Kasus DBD Naik Turun, Mitigasi di Buleleng Digencarkan Guna Cegah Lonjakan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, AA Ayu Agung Candrawati, menjelaskan bahwa kegiatan Fogging ULV ini menggunakan mesin pengkabutan dingin (Cold Fog Truck Mounted) yang menghasilkan droplet atau kabut yang dapat menjangkau dan mematikan nyamuk sasaran.

“Fogging ULV ini bertujuan untuk mengendalikan nyamuk dewasa di area publik dan mencegah penyebaran penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), Chikungunya, Zika, dan lainnya,” ujar Ayu Candrawati.

Baca Juga:  Musim Hujan Tujuh Warga Desa Pakisan Dilaporkan Kena Demam Berdarah

Ia menambahkan bahwa efektivitas Fogging ULV akan lebih optimal jika didukung dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk 3M+ (PSN 3M+), yaitu menguras, menutup, mendaur ulang, serta tindakan tambahan lainnya. Masyarakat diimbau untuk rutin melakukan PSN mandiri minimal satu kali dalam seminggu guna mencegah perkembangbiakan nyamuk.

Dengan pelaksanaan Fogging ULV dan partisipasi aktif masyarakat dalam PSN 3M+, diharapkan penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk di Kota Denpasar dapat diminimalisir.

Baca Juga:  Dewa Indra: Kementan Siap Cairkan Kompensasi Ternak Terkena PMK

“Kami mengajak masyarakat untuk aktif melaksanakan PSN 3M+ dan membudayakan PSN mandiri. Dengan demikian, kita dapat mengendalikan nyamuk dewasa dan mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk,” tambahnya. (per/ub)