UPDATEBALI.com, DENPASAR – Pemkot Denpasar kembali menggelar pasar murah dan safari kesehatan dalam upaya menjaga stabilitas inflasi dan meningkatkan kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Dauh Puri Kaja pada Rabu 24 Juli 2024 dan dihadiri oleh Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa.
Acara ini merupakan hasil sinergi antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Kesehatan Kota Denpasar. Menurut Wakil Walikota Arya Wibawa, pelaksanaan pasar murah dan safari kesehatan kali ini dilakukan dalam satu lokasi untuk memudahkan masyarakat dalam berbelanja dan mengecek kesehatan mereka secara bersamaan.
“Kegiatan pasar murah dan safari kesehatan ini adalah program rutin kami, dan kali ini kami mengadakan keduanya dalam satu tempat. Dengan cara ini, masyarakat bisa berbelanja bahan pokok sekaligus memeriksakan kesehatan mereka,” ujar Arya Wibawa.
Pasar murah diadakan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran dan memberikan kemudahan belanja bagi masyarakat. Beberapa produk yang dijual dalam pasar murah tersebut meliputi:
– Beras Pertiwi 5 Kg seharga Rp 74.000
– Beras Pertiwi 10 Kg seharga Rp 147.000
– Beras Pertiwi 25 Kg seharga Rp 375.000
– Gula Manis Kita seharga Rp 17.500/kg
– Cabe Rawit 250 gr seharga Rp 22.000
– Bawang Merah 500 gr seharga Rp 12.000
– Bawang Putih 500 gr seharga Rp 19.000
– Minyak Kita 800 ML seharga Rp 15.000
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari, menjelaskan bahwa pasar murah ini diadakan secara bergiliran di berbagai desa dan kelurahan untuk memudahkan akses masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau.
Sementara itu, safari kesehatan menawarkan berbagai pelayanan termasuk pengobatan penyakit menular dan tidak menular, serta operasi katarak gratis. Pelayanan kesehatan juga mencakup pemeriksaan mata, pemberian kacamata minus dan plus, pemeriksaan gigi, fisioterapi, dan pijat refleksi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Anak Agung Ayu Agung Candrawati, menambahkan bahwa pemeriksaan mata akan dilakukan secara umum dan jika ditemukan kasus katarak, akan dijadwalkan untuk operasi katarak gratis.
“Kami juga memberikan obat-obatan gratis dan kacamata sesuai standar kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Wakil Walikota Arya Wibawa berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk meningkatkan pola hidup sehat. Pemkot Denpasar berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan menjaga stabilitas inflasi.(per/ub)





