Pemkab Jembrana Luncurkan Program Integrasi Layanan Kesehatan, Berikan 9 Sepeda Motor untuk Puskesmas

0
361
Pemkab Jembrana Luncurkan Program Integrasi Layanan Kesehatan, Berikan 9 Sepeda Motor untuk Puskesmas
Pemkab Jembrana Luncurkan Program Integrasi Layanan Kesehatan, Berikan 9 Sepeda Motor untuk Puskesmas. Sumber foto: Humas Jembrana

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Dinas Kesehatan meluncurkan Kick Off Integrasi Layanan Kesehatan Primer (ILP) sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat secara optimal.

Acara yang digelar di Auditorium Pemkab Jembrana pada Selasa 10 September 2024 ini diresmikan oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba, yang juga menandai kegiatan dengan pemukulan gong dan penyerahan 9 sepeda motor secara simbolis kepada puskesmas di seluruh Jembrana.

Baca Juga:  Bupati Suwirta Tinjau Jembatan Penghubung Antar Kabupaten Putus

Bupati Tamba menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam penyelenggaraan layanan kesehatan primer.

“Integrasi layanan kesehatan primer tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi butuh dukungan dari semua elemen, termasuk masyarakat dan pemerintah desa,” ujarnya.

Ia berharap dengan adanya bantuan sepeda motor dari pemerintah pusat, pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.

Baca Juga:  Podcast Bikom Ungkap Strategi Baru untuk Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Balita di Buleleng

“Bantuan ini diharapkan bisa menjangkau masyarakat lebih cepat, sehingga pelayanan kesehatan dapat semakin optimal,” tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Jembrana, Dr. Made Dwipayana, juga menekankan bahwa meskipun pelayanan kesehatan di Jembrana telah cukup baik, masih ada banyak hal yang perlu diperbaiki, terutama dalam hal anggaran, sarana transportasi, dan SDM. Transformasi layanan kesehatan yang dimulai dari Posyandu hingga Puskesmas diharapkan akan mencakup layanan rumah sakit dan teknologi informasi kesehatan, termasuk tujuh layanan unggulan seperti jantung dan urologi.

Baca Juga:  Sidang Paripurna IV, Tetapkan Raperda Pertanggungjawaban APBD TA 2022 Menjadi Perda

“Dengan integrasi ini, masyarakat Jembrana nantinya tidak perlu lagi pergi ke daerah lain untuk mendapatkan layanan kesehatan dari yang sederhana hingga teknologi canggih,” pungkas Dr. Dwipayana.(yud/ub)