Pemkab Jembrana Gelar Upacara Melabuh Gentuh Uncal Balung di Pantai Muara Perancak

0
304
Pemkab Jembrana menggelar upacara melabuh gentuh Selasa 26 September 2023 di Pantai Taman Ujung Perancak.
Pemkab Jembrana menggelar upacara melabuh gentuh Selasa 26 September 2023 di Pantai Taman Ujung Perancak. Sumber foto: Humas Jembrana

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Untuk pertamakalinya, Pemkab Jembrana menggelar upacara melabuh gentuh Selasa 26 September 2023 di Pantai Taman Ujung Perancak. Prosesi wujud menjaga keharmonisan dengan alam serta memohon keselamatan agar tidak terjadi bencana saat dilaut maupun daratan.

Sarana caru digunakan dengan mulang pekelem kebo, kambing, angsa, bebek serta ayam yang di tenggelamkan ketengah laut oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba beserta jajaran Forkopimda Jembrana.

Upacara Melabuh Gentuh Uncal Balung untuk tingkat Kabupaten pertama kali dilaksanakan oleh Bupati I Nengah Tamba setelah sebelumnya upacara serupa tingkat Provinsi  dilaksanakan di Gilimanuk.

Baca Juga:  Mesin Kapal Motor Penumpang Mati Di Tengah Laut, Penumpang Dievakuasi

Bupati I Nengah Tamba mengatakan upacara digelar guna menghindari terkontaminasi energi negatif dari bhuta kala tiga dungulan, sehingga perlu dilaksanakan pembersihan Jagat.

“Ngaturan Pakelem Melabuh Gentuh, jadi dengan sarana Kebo, Angsa, Bebek, Ayam, dan sesajen Kambing juga dan dipuput oleh Ida Pedanda saking Griya Ketugtug,” ujar Bupati Tamba saat karya melabuh gentuh.

Pihaknya menjelaskan bahwa Karya Mulang Pakelem Melabuh Gentuh mungkin baru pertama kali dilakukan yang tujuannya tentu untuk memohon keselamatan.

Baca Juga:  ABK Kapal Ikan Terjatuh di Perairan Pantai Soka, Pencarian Korban Masih Dilakukan

“Tetujon (Tujuan) untuk semeton kita yang mencari kehidupan di laut hasil ikannya biar bertambah untuk nelayan termasuk juga kita pemerintahan berjalan baik dalam rangka mewujudkan jembrana emas 2026. Dumogi ring sejeroning ngemargian karya melabuh gentuh puniki memargi antar lan rahayu sareng sami jagat bali lan Jagat jembrana unteng nyane (di Jembrana pada khususnya),” tegasnya.

Baca Juga:  Sambut HUT Bhayangkara ke-77, Desa Kaliakah Wakili Jembrana Ikut Lomba Satkamling Tingkat Provinsi Bali

Sementara itu, Ida Pedanda Gede Ketut Putra Kemenuh dari Griya Ketugtug, menjelaskan ,prosesi  ini disebut Tawur Labuh Gentuh yang bertujuan menetralisir hal-hal negatif.

Tujuannya untuk marisuda sahananing netehin gumi atau menetralisir entitas-entitas negatif yang ada di muka bumi. Selain itu guna memohonkan kepada yang kuasa supaya dijauhkan dari bencana.

“Upacara ini juga wujud ucapan terimakasih kepada penguasa laut dalam hal ini hyang Baruna, atas hasil lautnya yang melimpah sehingga tetap terjaga,” pungkasnya.(ang/ub)