Jumat, April 4, 2025
BerandaBaliPemkab Buleleng Gelar Pangan Murah, Solusi Tepat Jelang Galungan dan Kuningan

Pemkab Buleleng Gelar Pangan Murah, Solusi Tepat Jelang Galungan dan Kuningan

UPDATEBALI.com, BULELENG – Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Taman Kota Singaraja pada Minggu, 22 September 2024.

Kegiatan ini bertujuan mengantisipasi lonjakan harga bahan pangan dan kebutuhan pokok bagi masyarakat Hindu di Bali menjelang hari raya tersebut.

GPM menghadirkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, seperti beras, cabai, telur ayam, bawang putih, bawang merah, gula pasir, minyak goreng, buah-buahan, serta produk olahan dari UMKM lokal.

Baca Juga:  Memperingati Sumpah Pemuda dengan Mengobarkan Semangat Membangun Buleleng

Kepala DKPP Buleleng, I Gede Putra Aryana, mengungkapkan bahwa gerakan ini melibatkan 35 pelaku UMKM dan bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga murah sekaligus mendukung usaha kecil menengah.

“Ini adalah kesempatan bagi masyarakat untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sambil mendukung para pelaku usaha lokal yang berpartisipasi,” jelas Aryana.

Baca Juga:  FEB Unud Kerja Sama dengan Gojek Bali Gelar Workshop Pemanfaatan Peluang di Era Digital

Selain untuk membantu masyarakat, Aryana berharap gerakan ini dapat berfungsi sebagai langkah pengendalian inflasi di Kabupaten Buleleng.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya dimanfaatkan untuk berbelanja, namun juga menjadi ajang rekreasi bagi keluarga yang menikmati suasana car free day (CFD) di Taman Kota Singaraja.

Respon positif datang dari para pengunjung, salah satunya Kusmirayanti, warga asal Kabupaten Karangasem, yang mengaku sangat senang bisa berbelanja dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.

Baca Juga:  Pengecekan PWA di Ulun Danu Beratan, Dispar Bali Cermati Kepatuhan Wisatawan Asing

“Untuk bumbu-bumbu di sini jauh lebih murah, dan beras yang biasanya Rp70 ribu, di sini dijual Rp55 ribu. Saya berharap kegiatan ini bisa diadakan secara rutin, tidak hanya menjelang hari raya,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan memberikan manfaat yang signifikan, terutama di masa-masa menjelang perayaan hari besar. (adv/ub)

BERITA TERKAIT

Most Popular

Recent Comments