Pemkab Buleleng Dorong Digitalisasi Ekonomi Melalui Program Smart City

0
208
Kepala Dinas DagperinkopUKM, Dewa Made Sudiarta
Kepala Dinas DagperinkopUKM, Dewa Made Sudiarta. Sumber foto: Kominfosanti Buleleng

UPDATEBALI.com, BULELENG – Pemerintah Kabupaten Buleleng terus menggalakkan pembangunan Smart City di Kota Singaraja dengan fokus utama pada dimensi Smart Economy. Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (DagperinkopUKM) Kabupaten Buleleng menjadi ujung tombak dalam mendorong digitalisasi ekonomi bagi masyarakat Buleleng.

Dalam pernyataannya pada Jumat 17 Mei 2024, Kepala Dinas DagperinkopUKM, Dewa Made Sudiarta, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar serangkaian acara untuk mendorong pengembangan produk unggulan UMKM. Lebih dari 60 ribu UMKM di Buleleng diundang untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, termasuk expo yang diselenggarakan untuk memamerkan produk-produk mereka.

Baca Juga:  Bupati Buleleng Harapkan Danau Buyan Terus Dikembangkan

Selain expo, DagperinkopUKM juga menyelenggarakan pelatihan dan lomba pengembangan kewirausahaan, terutama di sektor kuliner seperti pastry dan bakery. Dukungan digitalisasi yang diberikan kepada UMKM mencakup pelatihan desain logo, manajemen media sosial, dan pemasaran online. Hasilnya, sejumlah UMKM mulai mengalami peningkatan permintaan dari pembeli melalui platform media sosial.

Upaya ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Forum UKM Naik Kelas di Buleleng, perbankan, dan stakeholder lainnya. Kerjasama juga dijalin dengan berbagai perguruan tinggi melalui program Ganesha Digital Entrepreneur, yang melibatkan mahasiswa magang dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada pelaku UMKM.

Baca Juga:  Pemkab Buleleng Raih Juara Umum Pengelola DAK Fisik, Dana Desa dan KUR Terbaik Tahun 2023

Sudiarta menambahkan bahwa Program Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) dapat menjadi pusat bagi seluruh pemangku kepentingan ekonomi lokal Buleleng. Komunitas seperti Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) juga berperan aktif dalam program ini.

Ke depannya, Sudiarta berencana untuk menyediakan sejumlah kedai di PLUT sebagai tempat diskusi dan pertukaran ilmu bisnis bagi pelaku UMKM. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat jaringan kerjasama antar UMKM di Kabupaten Buleleng dan menumbuhkan ekosistem bisnis yang lebih kuat untuk meningkatkan kemajuan ekonomi di Buleleng.

Baca Juga:  Wapres Ma'ruf Amin Resmi Buka Sidang Tahunan AALCO ke-61, Bahas Berbagai Isu Hukum

Melalui berbagai inisiatif ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng menunjukkan komitmennya untuk terus mendorong digitalisasi ekonomi dan memajukan kesejahteraan masyarakat melalui inovasi dan kerjasama yang sinergis. (adv/ub)