UPDATEBALI.com, LUMAJANG – Pada Jumat 26 Juli 2024, Pemerintah Kabupaten Badung melaksanakan upacara Bakti Penganyar di Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Upacara ini dipimpin oleh Sekda Badung, Wayan Adi Arnawa, bersama Ketua TP. PKK, Nyonya Seniasih Giri Prasta, dan Ketua DWP, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa.
Upacara Bakti Penganyar ini menggunakan sarana banten bebangkit dan dipuput oleh tiga sulinggih, yaitu Ida Pedanda Gede Dwaja Tembuku Manuaba dari Griya Punia Manuaba Kuwum Mengwi, Ida Pedanda Gede Karang Ngenjung dari Griya Gede Selat Duda Keniten, dan Ida Pedanda Gede Mas Dwijaputra dari Griya Mas Baturiti.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Adi Arnawa menyampaikan punia dari Pemkab Badung sebesar Rp 1 miliar yang diterima oleh Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati selaku Manggala Karya. Selain itu, Pemkab Badung juga mempresentasikan beberapa tari wali, di antaranya Tari Rejang Giri Putri yang dibawakan oleh Gabungan Organisasi Kewanitaan Kabupaten Badung, Tari Pendet dan Legong oleh anak-anak pegawai Pemkab Badung, serta Tari Topeng dan Tari Baris Giri Bandana oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung.
Hadir pula dalam upacara tersebut para Penglingsir Puri Agung Ubud sebagai pengrajeg Karya Agung Panca Wali Krama, tokoh muda Badung Bima Nata, pengusaha Bali Ajik Krisna, Ketua PHDI Badung I Gede Rudia Adiputra, Ketua PHDI Lumajang Teguh Widodo, serta jajaran Kepala OPD dan staf Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung.
Sekda Adi Arnawa menyatakan bahwa upacara Bakti Penganyar merupakan wujud sradha bakti Pemerintah Kabupaten Badung kepada Ida Bhatara/Bhatari yang berstana di Pura Mandhara Giri Semeru Agung. Upacara ini juga dimaksudkan sebagai momentum untuk memohon anugerah agar Bhuana Agung dan Bhuana Alit senantiasa mendapatkan perlindungan-Nya.
“Sebagai perwakilan Bapak Bupati, kami bersama jajaran Pemkab Badung melaksanakan Upacara Bakti Penganyar ini dengan harapan agar alam semesta dan masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Badung, selalu diberikan kesehatan dan keselamatan. Kami juga berdoa agar semua program dan target kerja yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Badung untuk mensejahterakan masyarakat, berdasarkan Tri Hita Karana, dapat terlaksana dengan baik,” ucap Adi Arnawa.(den/ub)





