spot_img
spot_img
BerandaBaliPelatihan Inovasi Higienitas Kuliner di Desa Serangan Memikat Hati 200 Peserta

Pelatihan Inovasi Higienitas Kuliner di Desa Serangan Memikat Hati 200 Peserta

UPDATEBALI.comDENPASAR – Sebanyak 200 peserta pelatihan inovasi higienitas kuliner di Desa Serangan langsung terlibat dalam sesi praktek memasak bersama para chef pendamping di Kampus Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional.

Kegiatan ini merupakan sinergitas program Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata Denpasar, bekerja sama dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Filantra, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian PPN/Bappenas.

Pelatihan berlangsung selama lima hari, mulai dari tanggal 11 hingga 15 Desember 2023, dan melibatkan pembicara dari chef terkenal dan berpengalaman dalam industri kuliner.

Baca Juga:  Berikut Rekomendasi Makanan Taiwan yang Wajib Dicicipi

Chef I Made Juniartha, salah satu chef pendamping dari IPB Internasional yang juga Instruktur Tata Boga IPBI, menyampaikan bahwa peserta pelatihan diberikan pemahaman dasar berbisnis FnB dan langsung terlibat dalam praktek memasak makanan tradisional Bali.

“Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini, terutama saat dilakukan praktek memasak langsung. Olahan yang dihasilkan juga memiliki cita rasa khas,” ujar Chef I Made Juniartha.

Baca Juga:  Pemkab Jembrana Uji Skema Food Truck untuk Dorong Promosi Kuliner UMKM

Pelatihan ini diharapkan dapat mempersiapkan para pelaku usaha, khususnya di bidang FnB, sehingga Desa Wisata Serangan memiliki daya tarik sendiri.

Salah satu peserta, Putu Candra Pradana, seorang anak muda yang memiliki usaha kuliner di Serangan, menyatakan kebahagiaannya mengikuti kegiatan pelatihan ini. Selain mendapatkan pengetahuan baru, ia juga langsung mendapatkan pengalaman praktek memasak dari para chef ternama.

Baca Juga:  Mengupas Aneka Kuliner Khas Indonesia, Chef Juna dan Chef Renatta Kunjungi Pabrik Pengolahan Aci

“Pembelajaran ini akan saya terapkan di usaha makan saya. Banyak hal yang selama ini tidak saya pikirkan ternyata merupakan hal penting dalam usaha kuliner,” ujarnya.

Diharapkan, kegiatan ini akan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas dan daya saing para pelaku usaha kuliner di Desa Serangan, baik dari segi pelayanan, promosi, maupun tata cara penyajian makanan.(per/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments