Pelaku Pembunuhan Sadis Serahkan Diri ke Subdit Jatanras Polda Sumsel

0
255

UPDATEBALI.com, Sumatera Selatan – Pelaku pembunuhan sadis yang menewaskan dua wanita di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, menyerahkan diri ke Sub Direktorat (Subdit) III Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel.

“Pelaku sudah diamankan tim Opsnal Unit 2 Jatanras yang bersangkutan menyerahkan diri,� kata Kepala Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan Kompol Agus Prihadinika, saat dikonfirmasi di Palembang, Senin.

Menurut Agus, pelaku BH alias Moko (27) itu menyerahkan diri kepada personelnya pada Senin pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIB dan saat ini masih dilakukan pemeriksaan lanjutan di Markas Polda Sumatera Selatan.

Baca Juga:  Laga Perdana Liga 1 Indonesia Penuh dengan Kejutan

Penyidik masih memintai keterangan dari pelaku terkait pembunuhan yang dilakukannya terhadap korban HR Liasari (37) dan Meliani (22) di mana, kata dia, kedua korban merupakan pacar dan saudari kandung pelaku.

“Motifnya masih didalami, pemeriksaan dilanjutkan besok, dugaan awal tersangka kesal lantaran pacarnya (Meiliani) melakukan hubungan sesama jenis dengan saudarinya (Liasari),� kata dia.

Baca Juga:  Demi Utang, Pria Ini Nekat Curi Dua Unit AC di Art Center Denpasar

Adapun berdasarkan informasi yang dihimpun dari kepolisian diketahui, pelaku BH mengaku telah memukul kepala para korban menggunakan tongkat besi dongkrak truk berkali-kali hingga tak berdaya, pada Minggu (24/7) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Atas perbuatannya itu BH mengaku menyesal kepada penyidik kepolisian hingga sempat mencoba bunuh diri dengan memakan obat nyamuk bakar.

Kemudian, kedua korban ditemukan tewas mengenaskan di dalam kamar tidur rumahnya di Dusun Meritai, Desa Pangkalan Gelebak, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, pada Senin pagi dan dilaporkan oleh warga setempat ke petugas kepolisian.

Baca Juga:  Bidik Emas SEA Games Hanoi, Dewika Mulia Kembali Berlatih di Swiss

Kedua jasad korban tersebut dievakuasi petugas kepolisian ke Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan Palembang untuk divisum, yang mana hasilnya korban tewas setelah mengalami luka parah di bagian kepala.

Jenazah korban tersebut telah diserahkan oleh petugas Intalasi Forensik Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan Palembang kepada pihak keluarga pada Senin sore untuk dimakamkan. (ub/antara)