UPDATEBALI.com, BULELENG – Dunia olahraga di Kabupaten Buleleng terus menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi penyelenggaraan maupun prestasi atlet.
Cabang olahraga bulutangkis Buleleng di bawah naungan KONI Kabupaten Buleleng kembali mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah Kejuaraan Bulutangkis Provinsi (Kejurprov) Bali 2026 serta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027.
Keputusan tersebut ditetapkan dalam Musyawarah Kerja Provinsi (Mukerprov) PBSI se-Bali yang digelar pada Minggu (7/12). Ketua Umum PBSI Buleleng, Anak Agung Widia Putra, mengatakan penunjukan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi Buleleng.
“Hasil Mukerprov PBSI se-Bali kemarin memutuskan Buleleng sebagai tuan rumah Kejurprov 2026 dan Porprov Bali 2027. Ini sebuah kehormatan, apalagi dalam waktu dekat, tepatnya di akhir tahun ini, kami juga akan menggelar kejuaraan bulutangkis skala internasional,” ungkap Agung Widia Putra saat dikonfirmasi, Senin, 8 Desember 2025.
Selain dipercaya sebagai penyelenggara ajang bergengsi, bulutangkis Buleleng juga mencatatkan prestasi membanggakan. Salah satu atlet muda, I Putu Aditya Pratama, berhasil meraih juara III pada Kejuaraan Bulutangkis Piala Presiden U-15 yang berlangsung di Bandung beberapa hari lalu.
Menurut Agung Widia Putra yang akrab disapa Jung Putra, seringnya Buleleng menjadi tuan rumah kejuaraan akan memberikan dampak positif terhadap pembinaan atlet secara berkelanjutan. Dengan demikian, bibit-bibit atlet potensial dapat terus bermunculan dan dibina secara maksimal.
“Inilah yang kita harapkan. Semakin sering menyelenggarakan event olahraga, maka pembinaan atlet akan semakin intensif dan berkesinambungan. Dampaknya bukan hanya prestasi, tetapi juga pengembangan sport tourism di Buleleng,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KONI Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Mukerprov PBSI Bali. Ia menilai forum tersebut menjadi contoh bagi cabang olahraga lain dalam membangun tata kelola organisasi yang sehat dan terarah.
“PBSI Bali luar biasa karena melakukan evaluasi menyeluruh serta menyiapkan program kerja yang jelas untuk satu tahun ke depan, termasuk persiapan atlet menuju Kejurnas. Apa yang sudah baik harus dipertahankan, dan yang masih kurang perlu diperbaiki demi prestasi yang lebih tinggi,” katanya.
Mukerprov PBSI Bali diharapkan mampu memperkuat sistem pembinaan atlet secara berkelanjutan, sehingga Bali, khususnya Buleleng, dapat menyiapkan atlet-atlet terbaik untuk menghadapi berbagai kejuaraan nasional hingga Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028 di NTB–NTT. (adv/ub)





