spot_img
spot_img
BerandaKesehatanPasien COVID-19 di Bangka Belitung Bertambah 15 Jadi 74 orang

Pasien COVID-19 di Bangka Belitung Bertambah 15 Jadi 74 orang

UPDATEBALI.com, Pangkalpinang,  (ANTARA) – Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan kasus aktif COVID-19 di wilayahnya bertambah 15 sehingga yang harus menjalani isolasi menjadi 74 pasien.

“Hari ini kasus harian COVID-19 tertinggi terdapat di Belitung Timur sebanyak 7 orang,” kata Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Babel Mikron Antariksa di Pangkalpinang, Kamis. (02/12/21)

Ia menjelaskan berdasarkan data terbaru, sebanyak 15 kasus orang terpapar virus corona dengan kumulatif 52.282 jiwa tersebar di Belitung Timur 7, Bangka 4, Bangka Tengah 3 dan Bangka Barat 1 orang.

Baca Juga:  Lima Tips Kelola Sampah

Sementara Kota Pangkalpinang, Bangka Selatan dan Belitung tidak terjadi penambahan kasus.

Demikian juga pasien sembuh dari COVID-19 juga bertambah 13 orang dengan kumulatif 50.753 jiwa tersebar di Belitung Timur 6, Bangka Barat 3, Bangka Tengah 2, Bangka 1 orang pasien.

“Hari ini tidak ada pasien meninggal COVID-19, sehingga kumulatif kematian orang akibat virus corona ini masih tetap 1.455 orang,” ujarnya.

Baca Juga:  Peringati Bulan Kartini, Dealer MFM Sakah Gianyar ajak Konsumen Wanita Senam Sehat

Menurut dia dalam menekan kasus penularan COVID-19 ini dan mempercepat kesembuhan pasien ini, pemerintah daerah mendorong dan mengajak pasien COVID-19 untuk menjalani perawatan di isolasi terpusat.

“Hari ini hanya satu pasien COVID-19 yang menjalani perawatan di isolasi terpusat, sehingga ketersediaan tempat tidur di fasilitas khusus penanganan pasien COVID-19 itu banyak kosong,” katanya.

Baca Juga:  Desa Wisata Undisan Bangli Raih Juara 3 dalam Anugrah Desa Wisata Indonesia 2022

Selain itu, kata dia satgas juga lebih memperketat pengawasan penerapan protokol kesehatan dan mengoptimalkan vaksinasi menjelang liburan Natal dan Tahun Baru 2022.

“Kami meminta masyarakat untuk lebih disiplin menjalankan prokes dan segera mendatangi posko-posko vaksinasi, agar tidak terjadi lonjakan kasus selama liburan Tahun Baru 2022,” katanya.(ub/ant)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments