spot_img
spot_img
BerandaBaliPasar Rakyat PKK Bali Hadirkan Produk Murah Langsung dari Petani, Perkuat Ekonomi...

Pasar Rakyat PKK Bali Hadirkan Produk Murah Langsung dari Petani, Perkuat Ekonomi Lokal di Bangli

UPDATEBALI.com, BANGLI – Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali ke-5 bertajuk “Berbelanja dan Berbagi” sukses digelar di Alun-alun Kota Bangli, Rabu, 8 Juli 2026.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang promosi bagi produk lokal, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekaligus menghadirkan aksi sosial bagi warga yang membutuhkan.

Ratusan pelaku usaha lokal, petani, hingga pelaku UMKM turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Sejak pagi, masyarakat memadati area pasar untuk mendapatkan beragam kebutuhan pokok, hasil pertanian, produk olahan, serta kuliner khas Bangli dengan harga yang lebih terjangkau karena dijual langsung oleh produsen.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, didampingi Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Saniasih Giri Prasta, bersama seluruh Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali turut mengunjungi setiap stan dan berdialog dengan para pelaku usaha.

Ketua TP PKK Kabupaten Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta, mengatakan Kabupaten Bangli merasa terhormat dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali tahun ini.

Baca Juga:  TP PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bali Berpartisipasi dalam Kegiatan Rakornas di Jakarta

Ia menjelaskan, pelaksanaan Pasar Rakyat yang biasanya digelar setiap 10 Juli dimajukan menjadi 8 Juli agar bertepatan dengan agenda TP PKK Provinsi Bali.

“Tahun ini kegiatan melibatkan 108 pelaku usaha yang terdiri dari 27 pedagang, 65 pelaku UMKM, serta 16 petani dan produsen,” jelasnya.

Menurutnya, seluruh komoditas pertanian dan pangan yang dipasarkan berasal langsung dari petani binaan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli. Dengan rantai distribusi yang lebih pendek, harga produk bisa lebih murah sekitar Rp5.000 hingga Rp10.000 dibandingkan harga pasar.

Selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan memperkenalkan berbagai komoditas unggulan Bangli, termasuk asparagus yang kini mulai berkembang sebagai produk pertanian lokal.

Baca Juga:  Bupati Sedana Arta Serahkan Program Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada Pekerja Informal di Kabupaten Bangli

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mengatakan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” merupakan program yang telah berjalan sejak 2018 dan kembali dilanjutkan karena terbukti memberikan manfaat ekonomi maupun sosial bagi masyarakat.

Menurutnya, TP PKK Provinsi Bali memberikan dukungan anggaran sebesar Rp200 juta melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali kepada setiap daerah yang menjadi tuan rumah sehingga pelaksanaannya tidak membebani APBD kabupaten.

Ia mengungkapkan, penyelenggaraan Pasar Rakyat di sejumlah daerah sebelumnya mampu mencatatkan nilai transaksi antara Rp500 juta hingga Rp800 juta dalam sehari. Untuk pelaksanaan di Bangli, pihaknya optimistis omzet penjualan dapat menembus lebih dari Rp500 juta.

Selain menggerakkan ekonomi lokal, kegiatan tersebut juga diwujudkan melalui aksi berbagi kepada masyarakat. Seluruh pengurus TP PKK Provinsi dan TP PKK Kabupaten/Kota membeli berbagai produk lokal yang dijual di pasar, kemudian menyalurkannya kepada warga kurang mampu.

Baca Juga:  Bharada Eliezer di Pertahankan Polri Sebagai Anggota Polisi

Sebanyak 100 warga menerima paket bantuan yang berisi 20 kilogram beras, dua krat telur atau 60 butir, satu liter minyak tanusan, serta paket belanja. Dukungan juga diberikan TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali dengan menyerahkan total 100 paket belanja tambahan kepada masyarakat yang telah didata sebelumnya.

Usai penyerahan bantuan, seluruh Ketua TP PKK Kabupaten/Kota melakukan peninjauan stan kuliner dan produk UMKM sebagai bentuk dukungan terhadap promosi produk unggulan daerah.

Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali ke-5 kemudian ditutup pada pukul 16.00 WITA. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen TP PKK dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, memperluas pemasaran produk lokal, meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku UMKM, sekaligus menumbuhkan budaya berbagi di tengah masyarakat Bali.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments