Pariwisata Pulih, Kinerja Penjualan Eceran Diprakirakan Terus Meningkat

0
175
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali G.A. Diah Utari
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali G.A. Diah Utari. Sumber foto: Bank Indonesia

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Kinerja penjualan ritel di Provinsi Bali pada Juni 2023 diprakirakan meningkat dibandingkan periode sebelumnya.

Hal ini tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Bali Juni 2023 yang diprakirakan sebesar 101,60 atau secara bulanan meningkat 0,58% (mtm) dibandingkan dengan periode Mei 2023 yang tercatat sebesar 101,01.

Meningkatnya kinerja penjualan eceran di Bali sejalan dengan semakin membaiknya kondisi perekonomian di Bali serta berangsur pulihnya kondisi pariwisata Bali saat ini.

Baca Juga:  Bhakti Penganyar Pemkab Bangli di Pura Mandara Giri Semeru Agung Lumajang

Plh. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, G. A. Diah Utari menyampaikan bahwa tren peningkatan kinerja penjualan ritel di Bali terus terjadi dalam empat bulan terakhir. Kondisi ini sejalan dengan data Angkasa Pura dimana rata-rata penumpang harian melalui Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai terus mengalami peningkatan. Rata-rata harian penumpang domestik mengalami peningkatan dari 12.831 orang di Mei 2023 menjadi 15.494 orang di Juni 2023.

“Dan penumpang internasional juga rata-rata mengalami peningkatan menjadi sebanyak 17.053 orang per hari pada Juni 2023 dari bulan sebelumnya sebanyak 15.118 orang per hari,” kata Utari.

Baca Juga:  Tingkatkan Kreativitas Mahasiswa, Hima Prodi Pariwisata Unud Gelar Kelas Destinasi Videografi dan Editing Course

Utari menyampaikan bahwa meningkatnya kinerja ritel di Bali diprakirakan dipengaruhi oleh sebagian besar kelompok barang terutama sub kelompok sandang yang tumbuh sebesar 5,86% (mtm) dan kelompok barang lainnya yang tumbuh sebesar 3,87% (mtm) serta kelompok makanan, minuman dan tembakau yang tumbuh sebesar 1,65% (mtm).

Namun, terdapat beberapa kelompok barang yang penjualan ritelnya termoderasi pada periode Juni 2023 yaitu dari kelompok barang peralatan informasi dan komunikasi yang menurun sebesar 4,75% (mtm) serta kelompok barang budaya dan rekreasi yang menurun sebesar 0,24% (mtm).

Baca Juga:  Ditinggal Beri Pakan Ternak, Motor Pria Asal Banjar Tegal Digondol Maling

Lebih lanjut, Utari menambahkan bahwa kenaikan IPR Bali tersebut lebih baik dibandingkan IPR Nasional yang mengalami moderasi sebesar 0,13% (mtm) yaitu dari 223,51 di Mei 2023 menjadi 223,22 di Juni 2023.(yan/ub)