UPDATEBALI.com, TABANAN – Kondisi wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) di kabupaten Tabanan menunjukkan peningkatan. Dari data Dinas Kesehatan Tabanan, dari bulan Januari hingga April 2023, terdapat 118 kasus DBD yang tercatat, dengan satu di antaranya meninggal dunia, seorang bocah berusia tujuh tahun dari desa Banjar Anyar, kecamatan Kediri, Tabanan.
Plt Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Tabanan, dr. Ida Bagus Surya Wira Andi, mengungkapkan bahwa jumlah kasus DBD di Tabanan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama, di mana hanya ada 64 kasus tercatat tanpa adanya kematian.
Faktor cuaca yang panas dan lembab serta keberadaan tempat penampungan air yang tidak terjaga dengan baik menjadi sumber risiko penyebaran DBD.
Untuk mengatasi permasalahan ini, pemerintah daerah bersama dengan masyarakat setempat telah melakukan berbagai tindakan preventif, seperti memasang jaring nyamuk, memberikan penyuluhan tentang cara mencegah DBD, dan meminta masyarakat untuk membersihkan lingkungan dari tempat penampungan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Namun, dr. Surya menekankan bahwa peran masyarakat sangatlah penting dalam pencegahan dan pengendalian DBD.(tia/ub)



