UPDATEBALI.com, DENPASAR – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., saat melakukan peninjauan program revitalisasi sekolah di SDN 6 Sumerta, Denpasar Timur, Kamis 7 Mei 2026.
Kunjungan kerja tersebut sekaligus menjadi bagian dari peninjauan sekolah penerima program revitalisasi tahun 2026 dalam program nasional “Wujudkan Sekolah Asri”.
Dalam kesempatan itu, Menteri Abdul Mu’ti meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana sekolah serta berdialog dengan jajaran guru dan siswa. Ia menegaskan revitalisasi sekolah menjadi langkah penting pemerintah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Menurutnya, keberadaan fasilitas pendidikan yang baik akan berdampak langsung terhadap kenyamanan proses belajar mengajar di sekolah.
“Dengan fasilitas yang lengkap maka terjadilah proses belajar mengajar yang nyaman, dengan demikian maka ilmu yang kita dapat akan lebih gampang untuk dicermati,” kata Menteri Abdul Mu’ti.
Selain meninjau fasilitas sekolah, Menteri Abdul Mu’ti juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan merawat lingkungan sekolah agar tetap nyaman digunakan bersama.
Sementara itu, Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat terhadap penguatan sektor pendidikan di Kota Denpasar, khususnya melalui program revitalisasi sekolah.
Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang lebih hijau dan tertata.
“Atas nama Pemerintah Kota Denpasar, kami mengucapkan terimakasih atas sinergi pemerintah pusat dengan Pemkot Denpasar guna peningkatan kualitas sarana dan prasarana pada sektor pendidikan. Dengan sinergi ini tentu kedepan dapat terwujudnya ‘Sekolah Yang Asri’ di Kota Denpasar,” ungkap Jaya Negara.
Program revitalisasi sekolah tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya suasana belajar yang lebih optimal bagi siswa sekaligus memperkuat kualitas pendidikan di Kota Denpasar.(per/ub)





