Mendem Pedagingan di Pura Dalem Kekeran, Bupati Giri Prasta Ajak Masyarakat Bali Jaga Tradisi dan Persatuan

0
409
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta Hadiri prosesi Mendem Pedagingan dan Mecaru Rsi Gana di Pura Dalem Kekeran Manik Gunung
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta Hadiri prosesi Mendem Pedagingan dan Mecaru Rsi Gana di Pura Dalem Kekeran Manik Gunung. Sumber foto: Humas Badung

UPDATEBALI.com, TABANAN – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta turut serta dalam prosesi Mendem Pedagingan yang merupakan bagian dari Karya Melaspas dan Mecaru Rsi Gana di Pura Dalem Kekeran Manik Gunung, Desa Adat Kekeran, Selanbawak, Marga, Tabanan, pada Selasa 14 Januari 2025.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, pejabat, dan krama Desa Adat Kekeran Selanbawak.

Hadir pada kesempatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Badung I Wayan Regep, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Perbekel Selambawak I Made Merta, Bendesa Adat Kekeran I Gede Nyoman Sabar Tangkas, serta tokoh masyarakat lainnya.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Kembali Salurkan Dana BKK di Kecamatan Kuta Utara dan Kuta Selatan

Upacara ini diselenggarakan untuk penyucian Pelinggih Ida Betara, Pura Prajapati, Balai Kulkul, Apit Surang, dan Jineng yang telah selesai dibangun dan direnovasi, berkat dukungan hibah fisik dari Pemerintah Kabupaten Badung senilai Rp 2,2 miliar, yang dialokasikan melalui Anggaran Induk Tahun 2024.

Setelah melaksanakan prosesi mendem pedagingan dan persembahyangan, Bupati Giri Prasta menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan untuk hadir dan turut ngastiti bhakti dalam pelaksanaan karya ini.

Baca Juga:  Tedung Jagat dan Gitaning Samudra, Gita Swara Banjar Anyar Tampil Memukau di PKB

“Pemerintah Kabupaten Badung hadir untuk membantu pembangunan Pura, dengan tujuan memberikan yang terbaik bagi umat sedharma. Kedepannya, masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan iuran, cukup bergotong royong untuk ngayah. Ini adalah contoh nyata kami dalam menjaga adat, agama, tradisi, seni, dan budaya,” ungkapnya.

Bupati Giri Prasta juga berpesan agar upacara ini dapat memperkuat persatuan dan semangat kebersamaan dalam menjaga keluhuran adat dan budaya Bali.

Baca Juga:  Gubernur Koster Buka MUSDA PHRI Bali 2025, Tegaskan Pariwisata Harus Lebih Solid dan Terkoordinasi

“Saya harap masyarakat Desa Adat Kekeran, Selanbawak harus bergotong royong, bersatu, agar semua berjalan dengan baik. Semoga melalui upacara ini, masyarakat mendapatkan kerahayuan baik secara skala maupun niskala,” harapnya, mengakhiri sambutannya dengan doa agar Desa Adat Kekeran mencapai kemakmuran dan kesejahteraan.(den/ub)