Masalah Sampah Bukan Urusan Sendiri, Bupati Badung Ajak Sinergi Desa dan Adat

0
263
Bupati Wayan Adi Arnawa saat meninjau TPS Desa Adat Kapal di Jalan Tambaksari No.27, Kelurahan Kapal, Mengwi, Kamis (7/8).
Bupati Wayan Adi Arnawa saat meninjau TPS Desa Adat Kapal di Jalan Tambaksari No.27, Kelurahan Kapal, Mengwi, Kamis (7/8). Sumber foto : Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNGBupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, melakukan peninjauan langsung ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Desa Adat Kapal yang berlokasi di Jalan Tambaksari No.27, Kelurahan Kapal, Mengwi, pada Kamis, 7 Agustus 2025.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari laporan yang disampaikan oleh Bendesa Desa Adat Kapal, I Ketut Sudarsana, terkait kebutuhan mendesak akan penyenderan di sisi barat TPS.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa menegaskan pentingnya melihat langsung kondisi di lapangan sebelum mengambil keputusan strategis.

Baca Juga:  Ubah Perilaku Masyarakat Terkait Pengolahan Sampah

“Saya selaku Bupati, karena mendapat laporan, saya tidak ingin hanya mendengar informasi di kantor tanpa melihat secara faktual ke lapangan. Saya ingin memastikan secara langsung kondisi daripada TPST ini termasuk senderan yang akan kita buat di sini,” ujarnya.

Setelah melakukan peninjauan, Bupati menyimpulkan bahwa penyenderan sangat mendesak untuk mencegah potensi pencemaran lingkungan, khususnya aliran sungai di sekitar TPST.

Ia juga menyoroti pentingnya keberadaan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) dalam mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan di Kabupaten Badung, terutama di wilayah Kelurahan Kapal.

Baca Juga:  Lewat Gerakan Kulkul, TP PKK Buleleng Dorong Masyarakat Pilah Sampah dari Rumah

“Pemerintah berkewajiban menyediakan sarana dan prasarana untuk pengelolaan sampah ini. Tapi ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, masyarakat juga harus turut serta. Harus ada ruang, wadah, dan tempat yang disediakan, baik oleh pemerintah maupun desa. Maka dari itu, kami akan terus mendorong sinergi antara pemerintah kabupaten, desa, dan desa adat,” tambahnya.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung untuk tidak hanya membangun senderan, tetapi juga memberikan dukungan penuh terhadap operasional TPS.

Baca Juga:  Bali-Inggris Bersinergi, Gubernur Koster Targetkan Pariwisata Berkualitas dan Inovasi Infrastruktur Digital

Ia berharap adanya kolaborasi erat antara desa, desa adat, dan masyarakat demi menciptakan pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut, Inspektur Luh Suryaniti, Sekretaris DLHK Kabupaten Badung Made Rai Warastuthi, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana beserta unsur tripika kecamatan, Lurah Kapal I Nyoman Adi Setiawan, serta Bendesa Desa Adat Kapal I Ketut Sudarsana beserta prajuru dan tokoh masyarakat Kelurahan Kapal.(den/ub)