spot_img
spot_img
BerandaBaliLewat Bincang Inspiratif, Putri Koster Tanamkan Nilai Sastra dan Teater pada Pelajar

Lewat Bincang Inspiratif, Putri Koster Tanamkan Nilai Sastra dan Teater pada Pelajar

UPDATEBALI.com, KARANGASEM – Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, hadir sebagai narasumber dalam sesi Wawancara Eksklusif Bincang Inspiratif yang mengusung tema “Kisah, Kiprah, dan Kecintaan dalam Bidang Sastra dan Teater”.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Podcast SMA Negeri 1 Rendang, Karangasem, Kamis 29 Januari 2026.

Dalam dialog yang berlangsung hangat tersebut, Putri Koster membagikan perjalanan hidupnya yang sejak usia muda telah bergelut dengan dunia seni, mulai dari seni peran, teater, tari, hingga puisi dan sastra. Ia menuturkan bahwa proses panjang dalam mengasah olah tubuh, olah vokal, dan olah sastra menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter serta kemampuan komunikasi seseorang.

Ia menjelaskan bahwa kemampuan olah vokal yang ditekuni sejak dini memberikan manfaat besar dalam berbagai peran yang pernah dijalaninya, seperti menjadi pembawa acara, narator, hingga pembaca puisi. Bekal tersebut juga memudahkannya saat menjalani peran publik mendampingi Gubernur Bali, karena telah memiliki dasar yang kuat dari proses panjang sebelumnya.

Baca Juga:  Begini Tips Meninggalkan Motor Selama Mudik 

Putri Koster menekankan bahwa keberhasilan dalam hidup tidak hadir secara instan, melainkan dibangun melalui konsistensi dan ketekunan sejak awal. Ia juga mengulas makna taksu sebagai kekuatan yang tidak hanya bersumber dari dalam diri, tetapi juga terhubung dengan alam semesta.

“Taksu dapat ditemukan dengan mengenali potensi diri, minat, serta kemampuan, lalu menguatkannya dengan jati diri yang jelas dan kokoh,” ungkapnya.

Dalam pandangannya, karya sastra mengandung nilai filosofis yang relevan dengan kehidupan, termasuk dalam kepemimpinan. Pemimpin yang memahami dan mencintai seni diyakini akan memiliki kepekaan rasa, kebijaksanaan, serta budi pekerti dalam mengayomi masyarakat. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan merupakan proses panjang yang penuh tantangan, sehingga dibutuhkan ketangguhan dan semangat pantang menyerah.

Baca Juga:  Made Adi Widnyana dari Prodi Doktor Ilmu Hukum FH Unud Berhasil Raih Gelar Doktor

Kepada para siswa yang tumbuh di era digital, Putri Koster mengingatkan pentingnya sikap bijak dalam memanfaatkan teknologi. Ia mengajak generasi muda untuk selektif dalam mengonsumsi dan membagikan konten, serta menjadikan media sosial sebagai sarana pengembangan diri dan kontribusi positif.

“Peran orang tua juga dinilainya sangat penting dalam membangun keluarga yang kuat, tidak memanjakan anak, dan menanamkan nilai kerja keras serta ketahanan mental,” ujarnya.

Dalam konteks pelestarian budaya, Putri Koster mendorong siswa agar tetap menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan keluarga. Ia juga mengajak generasi muda untuk menjaga jati diri sebagai orang Bali, sambil terus memperkaya diri dengan pendidikan, integritas, karakter, dan pengalaman hidup yang luas.

Baca Juga:  Perluas Kerja Sama di Malaysia, KUI Unud Gandeng Management and Science University

Pada kesempatan tersebut, Putri Koster juga menyempatkan diri meninjau kegiatan ekstrakurikuler tenun di SMA Negeri 1 Rendang. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berjalan secara berkelanjutan sebagai wadah pengenalan potensi industri lokal sekaligus upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap kriya tradisional Bali.

Wawancara inspiratif ini dipandu oleh Komang Trisna, siswa kelas XII SMA Negeri 1 Rendang, serta disaksikan oleh Kepala SMA Negeri 1 Rendang I Wayan Nurasa bersama civitas akademika sekolah. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan motivasi kepada para siswa untuk mencintai seni, sastra, dan budaya, serta terus mengembangkan potensi diri di tengah dinamika perkembangan zaman.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments