UPDATEBALI.com, BADUNG – Perhimpunan Konselor VCT HIV Indonesia (PKVHI) Kabupaten Badung menggelar Temu Wirasa untuk merumuskan strategi dan action plan dalam upaya mewujudkan visi “Badung Zero HIV AIDS 2030”.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, yang menekankan pentingnya evaluasi dan penyesuaian action plan setiap tahun guna memastikan efektivitas langkah-langkah dalam penanganan HIV AIDS.
Wabup Suiasa menyoroti peran krusial para konselor VCT (Voluntary Counseling and Testing) sebagai garda terdepan dalam menyediakan layanan kesehatan dan sosial kepada masyarakat terkait HIV AIDS.
“Mereka adalah pahlawan tanpa bayaran yang mengorbankan waktu, tenaga, bahkan risiko bagi diri mereka sendiri,” ujarnya di Ruang Rapat Rumah Jabatan Wakil Bupati, pada Jumat, 28 Juni 2024.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk perwakilan Kadis Kesehatan/Puskesmas Badung, Kabid Pencegahan Penyakit Menular Made Suwadera, serta Ketua PKVHI Provinsi Bali, Erijadi Sulaeman, beserta perwakilan dari UPTD Puskesmas se-Kabupaten Badung dan para konselor.
Dalam kesempatan itu, Wabup Suiasa juga menegaskan bahwa penurunan kasus HIV AIDS di Badung adalah sebuah tantangan yang mendasar, mengingat demografi yang padat, geografis yang beragam, dan kondisi sosial masyarakat yang heterogen.
“Kami berharap dengan upaya bersama yang kita lakukan, kasus HIV AIDS di Badung dapat terus berkurang dan tidak lagi menjadi ancaman bagi masyarakat dari segala lapisan,” tambahnya.
Acara Temu Wirasa ini tidak hanya menjadi forum untuk merumuskan strategi baru, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya mencegah dan mengatasi HIV AIDS di Kabupaten Badung. (den/ub)





