UPDATEBALI.com, TABANAN – Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya.,S.H.,M.M, yang juga berperan sebagai Bunda Paud Tabanan, menghadiri dan membuka Seminar Nasional Sehari yang diselenggarakan di warung CS Bedha Tabanan.
Acara yang bertemakan “Pentingnya Pendidikan Inklusi di Satuan Pendidikan Kabupaten Tabanan tahun 2024″ ini merupakan kerjasama antara Himpaudi (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia) Provinsi Bali dengan Himpaudi Daerah Tabanan.
Seminar ini dihadiri oleh tenaga pengajar dan Bunda Paud se-Tabanan, serta dihadiri oleh tokoh-tokoh pendidikan seperti Ketua Himpaudi Provinsi Bali, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, Ketua Himpaudi Tabanan, Ketua IGTKI Tabanan, Ketua PKG Tabanan, Bunda Paud Kecamatan, Bunda Paud Desa Bongan, para Narasumber, dan peserta yang berjumlah 150 orang.
Dalam sambutannya, Bunda Rai menekankan pentingnya transformasi pendidikan sebagai konsep utuh untuk membangun manusia seutuhnya. Pemahaman terhadap pendidikan inklusi, khususnya bagi anak berkebutuhan khusus, menjadi fokus utama dalam menghadapi tantangan di bidang pendidikan.
“Pendidikan inklusi adalah penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus. Peran tenaga pendidik sangat penting untuk menciptakan iklim belajar yang kondusif bagi semua anak,” jelas Bunda Rai.
Seminar Nasional ini diadakan untuk memberikan pemahaman dan wawasan kepada masyarakat tentang pentingnya pendidikan inklusi yang masih belum banyak dipahami. Menurut Bunda Rai, pendidikan inklusi harus menjadi bagian integral dari sistem pendidikan nasional, memberikan kesempatan kepada semua anak, termasuk yang berkebutuhan khusus.
Bunda Rai juga berharap bahwa seminar ini dapat memberikan pengetahuan kepada tenaga pendidikan tentang urgensi pendidikan inklusi.
“Semoga seminar ini dapat menjadi sarana untuk mengoptimalkan kapasitas tenaga pendidik menuju pendidikan yang berkualitas, baik untuk anak normal maupun berkebutuhan khusus,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bunda Rai menyatakan kesiapannya untuk mendukung, mendampingi, menaungi, dan bekerjasama dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, khususnya di Kabupaten Tabanan. Hal ini sebagai upaya untuk memastikan pendidikan inklusi dapat berlangsung secara konsisten dan berkelanjutan.
Ketua Pengurus Wilayah Himpaudi Provinsi Bali, Ni Wayan Santiasih, S.Pd.,M.Pd, menyampaikan terima kasih kepada Bunda Paud Tabanan atas motivasi dan semangatnya dalam meningkatkan profesionalitas tenaga kependidikan di Tabanan.
“Mari kita bersama-sama saling asah, asih, asuh, menyatukan hati dan jiwa untuk membangun putra dan putri kita dari usia dini,” ucapnya.
Turut berbicara, Ketua Himpaudi Kabupaten Tabanan, Gusti Ayu Made Eka Budiati, S.Pd, mengekspresikan harapannya bahwa seminar ini dapat membuka wawasan terhadap pendidikan inklusi di masyarakat.
“Dengan kerjasama dan komitmen dari semua pihak, kita dapat mewujudkan pendidikan inklusi yang berkualitas di Indonesia,” katanya.
Seminar ini diharapkan menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan tenaga pendidik tentang pentingnya pendidikan inklusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan kondusif bagi semua peserta didik.(den/ub)





