Kolaborasi Strategis Pemerintah dan Akademisi, Wabup Badung Resmikan Teaching Factory ‘Baliss’

0
554
Wabup Ketut Suiasa meresmikan Teaching Factory Air Minum dalam Kemasan "Baliss" di Banjar Ketogan, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Badung, Senin (17/2).
Wabup Ketut Suiasa meresmikan Teaching Factory Air Minum dalam Kemasan "Baliss" di Banjar Ketogan, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Badung, Senin (17/2). Sumber foto: Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNG – Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, meresmikan Teaching Factory Air Minum dalam Kemasan “Baliss” yang berlokasi di Banjar Ketogan, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Badung, Senin, 17 Februari 2025.

Acara peresmian ini ditandai dengan pemotongan pita serta penandatanganan prasasti oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Prof. Ir. Bambang Pramujati.

Peresmian Teaching Factory “Baliss” turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Badung, Made Sunarta, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Badung, Made Ponda Wirawan, Kadis Kominfo Badung, I Gusti Ngurah Jaya Saputra, Komisaris Utama PT. ITS Tekno Sains, Muhammad Ashari, perwakilan PT. ITS Badung Hebat, Camat Abiansemal IB. Putu Mas Arimbawa, Kabag Prokompim Setda Badung, Made Suardita, serta Perbekel Desa Taman, I Gusti Made Sudarpa.

Baca Juga:  Diskon Tarif Listrik 50 Persen Segera Berakhir, PLN Ingatkan Masyarakat untuk Tetap Waspada Terhadap Penipuan

Teaching Factory “Baliss” merupakan hasil kolaborasi strategis antara PT. ITS Teknosains, perusahaan milik ITS Surabaya, dan PT. Badung Hebat Jaya, anak perusahaan dari Perumda Air Minum Tirta Mangutama.

Fasilitas ini dirancang sebagai pusat pembelajaran berbasis industri yang bertujuan meningkatkan sinergi akademisi dengan industri dalam teknologi pengolahan air minum dalam kemasan.

Baca Juga:  Wabup Suiasa Hadiri Pra Mahasabha I PTKA di Karangasem

Dalam sambutannya, Wabup Suiasa mengapresiasi keberhasilan proyek ini yang telah direncanakan sejak tujuh tahun lalu.

Ia menekankan pentingnya prinsip Good Governance dalam tata kelola pemerintahan yang bersinergi dengan dunia usaha.

“Keberhasilan ini adalah bukti nyata kerja sama yang solid antara pemerintah, akademisi, dan sektor swasta. Pemerintahan yang baik harus memiliki semangat kewirausahaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Rektor ITS, Prof. Bambang Pramujati, menyatakan bahwa Teaching Factory “Baliss” akan menjadi pusat inovasi dalam pengolahan air minum dengan teknologi terbaru.

Baca Juga:  Turun Drastis, Angka Prevalensi Stunting Buleleng Tahun 2024 Sentuh 3,5 Persen

“Fasilitas ini akan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman langsung dalam produksi air minum dalam kemasan, sekaligus berinovasi dalam meningkatkan kualitas air,” jelasnya.

Diresmikannya Teaching Factory “Baliss” diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa dan tenaga ahli dalam mengembangkan teknologi pengolahan air, serta meningkatkan kontribusi akademisi dalam mendorong pertumbuhan industri berbasis inovasi di Kabupaten Badung dan sekitarnya. (yud/ub)