spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungKetua WHDI Badung Dukung Pelestarian Tradisi, Hadiri Upacara Melaspas Pralingga di Bongkasa

Ketua WHDI Badung Dukung Pelestarian Tradisi, Hadiri Upacara Melaspas Pralingga di Bongkasa

UPDATEBALI.com, MANGUPURA – Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam pelaksanaan Upacara Melaspas Pralingga/Tapakan Ida Batara di Pura Dalem Merta Ening Manik Galih, Banjar Kambang, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Kamis, 30 Juli 2026.

Upacara yang dipuput oleh Ida Pedanda dari Griya Bongkasa tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pemerintah, tokoh adat, serta krama pengempon pura.

Kehadiran Ketua WHDI Badung menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, budaya, dan tradisi keagamaan Hindu di Kabupaten Badung.

Baca Juga:  Bupati Tabanan Apresiasi Kekompakan Masyarakat Desa Kaba-Kaba dalam Membangun Karya

Pada kesempatan itu, Ny. Yunita Alit Sucipta juga menyerahkan punia sebesar Rp5 juta sebagai bentuk partisipasi dalam mendukung pelaksanaan karya suci. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Penyarikan Pura, Wayan Gasek.

Dalam sambutannya, Ny. Yunita Alit Sucipta menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan wujud sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa serta dukungan terhadap pelaksanaan yadnya yang dilaksanakan oleh krama pengempon Pura Dalem Merta Ening Manik Galih.

“Kami merasa bersyukur dapat tangkil dan mengikuti rangkaian upacara suci ini sebagai cihna bhakti kepada Sesuhunan yang berstana di Pura Dalem Merta Ening Manik Galih. Semoga melalui pelaksanaan karya suci ini kita semua senantiasa dianugerahi kesehatan, kerahayuan, serta keharmonisan lahir dan batin. Kami juga berharap jagat Badung selalu berada dalam keadaan tentram, kerta raharja, gemah ripah loh jinawi, serta masyarakat senantiasa hidup paras paros, segilik seguluk salunglung sabayantaka,” ujarnya.

Baca Juga:  Ngenteg Linggih di Uma Kapal, Bupati Badung Tekankan Harmoni dan Kesadaran Lingkungan

Sementara itu, Penyarikan Pura Wayan Gasek mengungkapkan apresiasi atas kehadiran seluruh undangan yang turut memberikan doa restu sehingga rangkaian karya dapat berlangsung dengan lancar.

Ia menjelaskan, sejumlah tahapan upacara telah dilaksanakan, mulai dari Melaspas, Melasti hingga prosesi lainnya sebagai bagian dari rangkaian penyucian pralingga. Puncak karya dijadwalkan berlangsung pada 1 Agustus mendatang.

Baca Juga:  Pemkab Jembrana: Proyek Pengamanan Pantai Pebuahan Dimulai Bulan Ini

“Pelaksanaan karya ini merupakan wujud sradha bhakti krama kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dengan harapan seluruh krama senantiasa dianugerahi kesehatan, kerahayuan, dan keseimbangan alam semesta,” jelas Wayan Gasek.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Camat Abiansemal, Perbekel Desa Bongkasa, Bendesa Adat Bongkasa, para tokoh masyarakat, serta pengempon Pura Dalem Merta Ening Manik Galih yang bersama-sama mengikuti rangkaian upacara hingga selesai.(den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments