UPDATEBALI.com, MANGUPURA – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri Pasar Rakyat Provinsi Bali Tahun 2026 ke-5 yang mengusung tema “Berbelanja dan Berbagi” di Alun-alun Kota Bangli, Rabu, 8 Juli 2026.
Kegiatan tersebut menjadi ajang memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kepedulian sosial.
Acara dibuka dengan kehadiran Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster, didampingi Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali Ny. Seniasih Giri Prasta. Turut hadir pula seluruh Ketua TP PKK kabupaten/kota se-Bali, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Bali, serta OPD dari pemerintah kabupaten/kota.
Sebagai bentuk dukungan terhadap semangat kegiatan, Ny. Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan secara simbolis 10 paket tas belanja kepada 10 warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mencerminkan nilai kebersamaan yang diusung dalam penyelenggaraan pasar rakyat.
Menurut Rasniathi, Pasar Rakyat bukan sekadar ruang promosi bagi produk-produk lokal, tetapi juga menjadi media untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Melalui semangat ‘Berbelanja dan Berbagi’, kita turut menggerakkan roda perekonomian rakyat sekaligus berbagi kebaikan kepada sesama yang membutuhkan. TP PKK Badung senantiasa mendukung setiap program yang mempersatukan kita dan membawa manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan TP PKK Badung dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus memperluas dampak program pemberdayaan keluarga.
Pasar Rakyat Provinsi Bali sendiri telah menjadi agenda tahunan yang mempertemukan berbagai produk unggulan dari seluruh kabupaten dan kota di Bali, mulai dari kerajinan tangan, kuliner khas, hingga produk kreatif lainnya.
Selain membuka peluang pemasaran bagi pelaku UMKM, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat sinergi antar TP PKK di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Melalui penyelenggaraan Pasar Rakyat yang memasuki tahun kelima ini, diharapkan manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh pelaku usaha lokal, sekaligus memperkuat budaya berbagi dan kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.(den/ub)





