spot_img
spot_img
BerandaNewsKemenkominfo dan Kemenag NTB Ajak Santri Pahami Literasi Berdakwah di Dunia Digital

Kemenkominfo dan Kemenag NTB Ajak Santri Pahami Literasi Berdakwah di Dunia Digital

 

UPDATEBALI.com, LOMBOK TIMUR – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menggelar webinar literasi digital bertema ”Literasi dalam Berdakwah di Dunia Digital”, Rabu 14 Juni 2023 pagi, pukul 09.00 WITA.

Diskusi virtual yang ditujukan untuk komunitas pendidikan madrasah dan pondok pesantren (ponpes) itu akan menghadirkan tiga narasumber yang mengupas tema dari sudut pandang berbeda. Mereka adalah Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB Muhammad Amin, akan membahas tema dari perspektif kecakapan digital. Lalu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lombok Timur Sirojudin (budaya digital), dan musisi Rio Alief (keamanan digital). Webinar dipandu Joan Permana sebagai moderator.

”Webinar gratis ini, bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/pendaftaranbalinustra1406. Selain mendapat e-sertifikat, panitia juga menyediakan hadiah e-money sebesar Rp 1.000.000.- untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya kepada awak media, Selasa 13 Juni 2023. 

Kemenkominfo menjelaskan, berdasarkan Survei Indeks Literasi Digital Nasional yang dilakukan Kemenkominfo dan Katadata Insight Center pada 2021, didapatkan skor atau tingkat literasi digital masyarakat Indonesia sebesar 3.49 dari 5.00. Dengan skor tersebut, tingkat literasi digital di Indonesia masuk dalam kategori ”sedang”. 

”Secara keseluruhan, Indeks Literasi Digital Indonesia 2021 mencapai 3.49 dari skala 1-5, atau naik dari pencapaian tahun sebelumnya 3.46,” tulis Kemenkominfo.

Di lingkungan komunitas pendidikan, webinar literasi digital merupakan salah satu upaya Kemenkominfo untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital. 

”Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia sampai dengan 2024,” tambah Kemenkominfo.

Baca Juga:  Tim PIS Masih Berjibaku Padamkan Api pada Kapal MT Kristin 

Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menegaskan, berdakwah di dunia digital tentu berbeda dengan berdakwah secara konvensional. Selain butuh literasi dalam berdakwah, juga diperlukan sarana dan perangkat digital beserta aplikasinya.

”Meski begitu, berdakwah dengan menggunakan media digital punya kelebihan dapat menjangkau kalangan yang lebih luas secara langsung, melalui beragam pilihan aplikasi media digital,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.

Kemenkominfo menambahkan, literasi dalam berdakwah di era digital juga harus diarahkan untuk pemahaman kecakapan terkait media digital yang akan digunakan para pendakwah. 

”Khususnya penggunaan media sosial seperti Youtube, Instagram, Twitter, maupun Facebook hingga siaran live streaming,” imbuh Kemenkominfo.

Untuk diketahui, program #literasidigitalkominfo tahun ini mulai dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siberkreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.

Baca Juga:  Dorong Kreativitas Anak Sejak Dini, Kemenkominfo Gelar Webinar Literasi Digital di Badung

Tahun ini, program Indonesia Makin Cakap Digital (IMCD) menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman. 

Kecakapan digital menjadi penting karena, menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dan We Are Social, pengguna internet dan media sosial di Indonesia pada periode 2021-2022 telah mencapai 220 juta orang. 

”Padahal, pada 2019, jumlah itu masih di angka 175 juta orang,” jelasnya. 

Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo. (yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments