Kelurahan Loloan Timur Gelar Silaturahmi Lebaran, Sepakat untuk Pelaksanaan Nyepi yang Lebih Baik

0
195
Kelurahan Loloan Timur Gelar Silaturahmi Lebaran, Sepakat untuk Pelaksanaan Nyepi yang Lebih Baik
Kelurahan Loloan Timur Gelar Silaturahmi Lebaran, Sepakat untuk Pelaksanaan Nyepi yang Lebih Baik. sumber foto : Humas Jembrana

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Komitmen untuk menjaga toleransi dan semangat menyame braya di kabupaten Jembrana terus dipupuk dan dirawat. Hal itu tercermin dalam pelaksanaan silaturahmi sekaligus halal bihalal hari raya Idul Fitri di rumah Lurah Loloan Timur Kecamatan Jembrana, Selasa (1/4/2025). 

Acara berlangsung dalam suasana hangat hadir pula sejumlah tokoh diantaranya anggota DPRD, Lurah Loloan  Barat dan Loloan Timur, Bendesa Adat Lokasari beserta jajaran, tokoh agama, tokoh pemuda serta unsur tokoh masyarakat lainnya. Seluruh tokoh sepakat dan berkomitmen untuk senantiasa menjaga semangat toleransi yang telah berjalan dengan baik di Jembrana. Termasuk untuk menjaga pelaksanaan hari raya Nyepi berikutnya bisa lebih baik . 

Baca Juga:  Gubernur Koster Sambut Pembangunan SUTET Gilimanuk-Antosari untuk Keamanan Energi Bali

Mereka juga menyadari Keberagaman adat dan agama menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat sehari-hari di Kelurahan Loloan Timur dan Loloan Barat, kabupaten Jembrana. Ikatan itu pula sudah lama terjalin dengan konsep menyame braye. 

“Kami mengevaluasi kegiatan keagamaan yang sudah terlaksana, untuk kedepannya kami akan berupaya lebih baik lagi agar setiap perayaan hari raya dapat terlaksana dengan baik dengan tetap mengedepankan humanisme dan koordinasi dengan berbagai stakeholder yang ada di kelurahan kami dan di  kabupaten Jembrana,” ucap Lurah Loloan Timur, Syukron Hadiwijaya .

Baca Juga:  Apes, Uang 12 Juta Disimpang Dalam Kasur Ludes Terbakar saat Kebakaran Rumah Warga di Jembrana

Sementara itu, I Nengah Mahadiarta, Bendesa Adat Lokasari, Kelurahan Loloan Timur mengungkapkan pelaksanaan hari raya terutama hari raya Nyepi di wilayah Loloan Timur sangat membutuhkan toleransi yang sangat tinggi dengan saling menghormati kepercayaan masing-masing.

“Kami ke depan berusaha menjaga lebih ketat lagi apa yang menjadi harapan kita bersama, dimana keamanan dan ketertiban dalam rangkaian hari Nyepi ini bisa kami laksanakan dengan komunikasi yang erat ke depannya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Siap Dikirab, Bendera Merah Putih Sepanjang 87 Meter Dibuat Ibu-ibu di Jembrana

Mahadiarta menambahkan membuat kesepakatan dengan seluruh tokoh di Loloan Timur untuk bagaimana menjaga toleransi yang sudah berlangsung sejak lama sehingga bisa diikuti oleh seluruh generasi berikutnya.

“Kami sepakat dengan bapak Lurah, tokoh-tokoh masyarakat dan sesepuh Alim Ulama yang ada di lingkungan Loloan Timur dan Loloan Barat, sepakat menjaga kebersamaan dan menjaga situasi keharmonisan yang sudah terjalin dari dulu dan lebih dipererat lagi dengan silaturahmi,” ujarnya.(yud/ub)