
UPDATEBALI.com, BULELENG – Kebakaran hebat melanda kawasan pertokoan dan permukiman di Banjar Tengah, Desa/Kecamatan Tejakula, Buleleng, pada Selasa 1 September 2026. Kobaran api menghanguskan dua rumah tinggal dan tujuh rumah toko (ruko) dengan luas area terdampak mencapai sekitar 11 are.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.40 Wita. Informasi kebakaran pertama kali diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Buleleng dari Ketut Mastrika (58), anggota Satpol PP asal Sambirenteng.
Mendapat laporan tersebut, Damkar Buleleng langsung mengerahkan armada dari pos terdekat menuju lokasi yang berjarak sekitar 40 kilometer. Petugas tiba sekitar pukul 23.10 Wita dan segera melakukan pemadaman sekaligus melokalisasi kobaran api agar tidak merambat ke bangunan lain.
Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung sekitar tiga jam. Petugas mengerahkan pasokan air sebanyak empat tangki armada pemadam untuk memastikan seluruh titik api berhasil ditangani.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng, I Gede Arya Suardana, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan penanganan kebakaran berlangsung dengan bantuan warga di sekitar lokasi.
“Bangunan yang terbakar tercatat milik Made Widiadnyana, Luh Sayang, dan aset milik Desa Adat Tejakula. Berkat respons cepat petugas dan dukungan warga, penanganan berlangsung lancar serta seluruh titik api berhasil dipadamkan total sekitar pukul 02.10 Wita,” ujar Arya Suardana, dikonfirmasi Rabu 2 September 2026.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kebakaran tersebut.
“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini,” Imbuhnya.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Pihak berwajib masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api. Total kerugian material yang dialami pemilik bangunan juga masih dalam proses pendataan.(dna/updatebali)


