UPDATEBALI.com, BULELENG – Perhelatan olahraga Panjat Tebing dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XV/2022 yang akan digelar di Kabupaten Karangasem batal akibat pengunduran diri Pengurus Kabupaten (Pengkab) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Karangasem selaku penyelenggara tuan rumah pada pesta olahraga multi event dua tahunan itu.
Karena itu, Buleleng yang sedari awal sempat mengajukan diri menjadi tuan rumah olahraga panjat tebing, kini mulai mendapat angin segar. Potensi sebagai tuan rumah pun sangat terbuka lebar, apalagi Kabupaten Buleleng dengan berbagai fasilitas dan sarana pendukung sangat layak untuk ditunjuk sebagai panitia penyelenggara sekaligus tuan rumah. Kesiapan Buleleng tersebut kini telah difinalisasi oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng FPTI melalui rapat bersama pengurus yang digelar di Ruang Rapat KONI Buleleng pada Rabu (15/6/2022).
Sebelumnya, Buleleng memiliki dua pengalaman sebagai tuan rumah penyelenggara Porprov yang cukup sukses. Pemilihan Buleleng pada Porprov kali ini tentunya akan ditunjang dengan sarana dan prasarana yang ada di di wall climbing FPTI, Komplek GOR Bhuana Patra Singaraja yang mumpuni.
“Pada akhirnya kita dipercaya sebagai tuan rumah untuk cabor panjat tebing, ini tantangan besar bagi kita semua. Dari sisi kelengkapan fasilitas papan panjat kita yang paling siap. Kekurangan hanya ada pada perawatan maka perlu dilakukan pengelasan diberberapa titik dan servis panel yang retak atau patah dan dilakukan cat ulang total. Pada sisi fasilitas nomor speed bahkan sudah melebihi spesifikasi yang diminta,” ungkap Wahjoedi selaku Ketua Umum FPTI Buleleng.
Wahjoedi mengatakan keputusan untuk menerima tawaran tuan rumah bukan tanpa analisis yang cermat. Dirinya mengatakan, momentum sebagai tuan rumah olahraga panjat tebing menjadi cambuk bagi para atlet untuk berusaha maksimal dalam memenuhi target perolehan medali. Bertanding di kandang sendiri membawa motivasi tersendiri bagi para atlet Buleleng.
Dengan mundurnya Kabupaten Karangasem sebagai tuan rumah, Pemkab Gianyar dan Tabanan juga mengincar posisi sebagai pelaksana tuan rumah. Namun, Wahjoedi menegaskan, dari sisi organisasi dan pengalaman, FPTI Buleleng dikatakan paling siap dan layak menjadi tuan rumah.
Saat dikonfirmasi terpisah, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Buleleng, I Ketut Wiratmaja mengaku bangga perihal penunjukan tuan rumah cabor Panjat Tebing. Dirinya mendukung penuh atas amanat yang dilipahkan Pengprov FPTI maupun KONI Bali. Menurutnya, penambahan panjat tebing pada event olahraga tingkat Provinsi Bali akan menambah kemeriahan penyelenggaraan Provinsi Bali XV/2022.
“Kami menyambut gembira informasi ini. Kami akan tindak lanjuti ke Pengprov dan KONI Bali. Kami menyatakan siap untuk melakanakan rangkaian lomba ini dalam Pekan Olahraga Provinsi ini,” terangnya.
Sebagai informasi, masuknya cabor panjat tebing sebagai tuan rumah akan melengkapi pelaksanaan Porprov yang akan digelar di Bueleng. Sebelumnya, ada empat cabang yang resmi dipertandingkan di Gumi Den Bukit, antara lain; tenis, sepak takraw, atletik, menyelam di kolam renang dan menyelam di perairan terbuka.
Untuk membantu memastikan segala persiapan sebagai tuan rumah, saat ini sejumlah persiapan sedang dimatangkan oleh pengurus FPTI Buleleng dalam menyambut Porprov Bali 2022. Rencananya, Pengprov FPTI Provinsi Bali akan melakukan review kesiapan sebagai tuan rumah pekan depan.(diana/ub)





