Jelang Paruman Agung, Pasikian Yowana MDA Bali Matangkan Program dan Kepemimpinan

0
221
Pasikian Yowana Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali terus berkomitmen menjaga dan melestarikan adat, tradisi, serta budaya Bali.
Pasikian Yowana Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali terus berkomitmen menjaga dan melestarikan adat, tradisi, serta budaya Bali. Sumber foto: Humas Kominfos Denpasar

UPDATEBALI.comDENPASAR – Pasikian Yowana Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali terus berkomitmen menjaga dan melestarikan adat, tradisi, serta budaya Bali.

Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah melalui regenerasi kepemimpinan serta penyusunan rencana strategis jangka panjang untuk lima tahun ke depan.

Manggala Harian Pasikian Yowana MDA Bali, I Dewa Putu Ardita Yasa, S.Ag, menegaskan bahwa perumusan rencana strategis ini menjadi bagian penting dalam kesinambungan organisasi.

“Kami ingin memastikan bahwa estafet kepemimpinan berjalan dengan baik, sehingga program kerja lima tahun ke depan bisa terlaksana dengan maksimal,” ungkapnya usai Rapat Koordinasi di Kantor Majelis Desa Adat Provinsi Bali, Senin 24 Februari 2025.

Baca Juga:  Teba Modern Jadi Fokus Paruman MDA Denpasar, Wali Kota Jaya Negara Tekankan Sinergi Adat dan Pemerintah

Rapat koordinasi ini diikuti oleh seluruh prajuru Pasikian Yowana se-Bali, termasuk para Manggala Yowana dari setiap daerah. Kegiatan ini juga menjadi persiapan menjelang Paruman Agung I Pasikian Yowana Bali yang dijadwalkan berlangsung pada 6 April 2025 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Badung.

“Ini adalah langkah awal menuju Paruman Agung yang akan menjadi momentum penting dalam menyusun rencana strategis dan program kerja jangka panjang, sekaligus memilih kepemimpinan yang akan melanjutkan perjuangan dalam pelestarian adat dan budaya Bali,” jelas Dewa Putu Ardita Yasa.

Baca Juga:  Cegah Narkoba Masuk Sekolah, Bunda Anti Narkoba Badung Edukasi Siswa SMP Bali Kiddy School

Manggala Utama Pasikian Yowana MDA Bali, I Dewa Agung Lesmana, turut menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif ini. Ia berharap Paruman Agung nantinya dapat melahirkan gagasan inovatif yang memperkuat peran generasi muda dalam menjaga seni, tradisi, dan budaya Bali.

“Kami ingin melihat pemuda Bali semakin aktif dalam melahirkan ide-ide kreatif demi keberlanjutan warisan budaya. Paruman Agung nanti akan menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki andil besar dalam mengawal adat dan budaya Bali,” pungkasnya.

Baca Juga:  Isu Takbiran dan Nyepi Jadi Sorotan, DPRD Bali Tekankan Sikap Saling Menghargai

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh terselenggaranya Paruman Agung, dengan harapan dapat memperkuat konsistensi generasi muda dalam menjaga kearifan lokal Bali.(adv/ub)