Jaga Garam Kusamba, Gubernur Koster Minta Bupati Made Satria Segera Bertindak

0
437
Gubernur Koster inginkan produksi garam organik kusamba di Klungkung tetap terjaga,  tekankan tak ingin lagi ada pembangunan di kawasan Kusamba
Gubernur Koster inginkan produksi garam organik kusamba di Klungkung tetap terjaga,  tekankan tak ingin lagi ada pembangunan di kawasan Kusamba. Sumber foto : Istimewa

UPDATEBALI.com, KLUNGKUNGGubernur Bali Wayan Koster akan tetap menjaga kelangsungan produksi garam organik Kusamba (uyah Bali Kusamba) di Klungkung.

Koster meminta tak ada lagi pembangunan di kawasan Kusamba. Untuk itu, Bupati Klungkung Made Satria diminta bertindak jika menemukan terjadi pembangunan di lokasi yang mengganggu produksi garam Kusamba.

“Bupati (Made Satria) jagalah kawasan Kusamba agar tak ada lagi pembangunan di sana, agar penggaraman di sana terjaga, karena uyah Kusamba sudah terkenal di mata dunia,” kata Gubernur Koster belum lama ini.

Baca Juga:  Bupati Buleleng Pantau Harga Bahan Pokok, Pastikan Stabil Jelang Ramadan dan Nyepi

Koster minta Bupati segera bertindak jika menemukan pelanggaran. Penegasan ini selaras dengan komitmen Koster menjalankan roda pemerintahan periode kedua secara progresif, cepat, tepat, dan tegas terhadap pelanggaran.

“Bupati turun juga ke sana untuk menjaga wilayah itu supaya tetap berproduksi. Karena garam Kusamba sudah ada indikasi geografisnya yang saya susun beberapa tahun lalu,” katanya.

Baca Juga:  Gubernur Bali Jajaki Kerja Sama Pengelolaan Sampah hingga Transportasi Berkelanjutan di London

Koster yang memperjuangkan garam di Kusamba mendapatkan sertifikat dan surat pencatatan kekayaan intelektual (KI) berupa indikasi geografis kepemilikan komunal (KI) pada tahun 2022. Sebelumnya pada 2019, Koster juga yang memperjuangkan garam Amed mendapat lisensi serupa.

Menurut Gubernur Koster, ada tiga garam Bali yang kini terkenal dan penuh manfaat bagi krama Bali, wisatawan domestik dan dunia. Tiga garam tersebut yakni garam Kusamba Klungkung, Amed Karangasem dan Desa Les Tejakula Buleleng.

Baca Juga:  Satu Orang Tertimpa Rumah Ambruk Akibat Gempa

“Uyah Bali punya kualitas luar biasa dan sekarang makin terkenal. seperti uyah Bali dari Amed, Les Tejakula dan Kusamba. mari kita jaga bersama, karena ini tradisi budaya kita turun temurun,” katanya. (*/ub)