
UPDATEBALI.com, DENPASAR – ITB STIKOM Bali kembali membuktikan kualitas pendidikannya dengan tingkat penyerapan kerja lulusan yang tinggi.
Sebanyak 88,11% lulusan STIKOM Bali langsung mendapatkan pekerjaan, dengan rincian 77,49% bekerja di perusahaan, 8,74% memilih jalur wiraswasta, dan 1,88% melanjutkan studi. Masa tunggu kerja lulusan rata-rata kurang dari 6 bulan, dengan 58,47% di antaranya sudah bekerja tepat saat kelulusan.
Melanjutkan pendidikan di jenjang S2 di ITB STIKOM Bali terbukti meningkatkan potensi penghasilan. Sebanyak 50% lulusan S2 mengalami peningkatan pendapatan lebih dari 5 juta rupiah per bulan.
Sebanyak 81,22% lulusan STIKOM Bali bekerja sesuai dengan bidang studinya, menempati posisi di perusahaan teknologi ternama seperti Gear Inc, PT Sanata System, PT Inti Dufree Promosindo By DFS, dan banyak lainnya. Kesesuaian pekerjaan dengan bidang ilmu pun diakui oleh para lulusan, dengan 42,86% menjawab “ERAT” dan 57,14% menjawab “CUKUP ERAT”.
Seperlima Lulusan ITB STIKOM Bali Bekerja di ASN/BUMN
Sebanyak 18,80% lulusan ITB STIKOM Bali diterima bekerja di sektor ASN dan BUMN, termasuk di instansi seperti DISKOMINFO, PLN, BPJS, BPD Bali, BRI, Angkasa Pura, dan berbagai dinas pemerintahan lainnya di Bali.
Lulusan fresh graduate ITB STIKOM Bali mendapatkan pendapatan rata-rata di atas UMR, berkisar antara 3-5 juta rupiah per bulan. Hal ini menjadi bukti daya saing lulusan dalam dunia kerja.
ITB STIKOM Bali memastikan setiap mahasiswa mendapatkan kesempatan magang, kerja praktek, dan praktikum di industri yang relevan. Beberapa institusi mitra untuk program ini antara lain Gear Inc, ITB STIKOM Bali sendiri, Diskominfos Bali, Telkom Akses Bali, Bank BRI, PT PLN, Indodax, dan Biznet. Mahasiswa merasakan manfaat besar dari pengalaman praktis ini dalam menunjang kesiapan mereka menghadapi dunia kerja.(den/ub)


