spot_img
BerandaBaliInvestasi dan Pariwisata Dongkrak Ekonomi Bali, Tumbuh 5,19% di Triwulan IV 2024

Investasi dan Pariwisata Dongkrak Ekonomi Bali, Tumbuh 5,19% di Triwulan IV 2024

UPDATEBALI.comDENPASAR – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali merilis data terbaru yang menunjukkan bahwa ekonomi Bali pada triwulan IV 2024 tetap tumbuh tinggi sebesar 5,19% (yoy).

Meskipun angka ini sedikit melambat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang mencapai 5,43% (yoy), pertumbuhan ekonomi Bali masih lebih tinggi dari rata-rata nasional yang sebesar 5,02% (yoy). Dengan capaian tersebut, Bali menempati peringkat kesepuluh dari 38 provinsi di Indonesia.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, mengungkapkan bahwa secara keseluruhan, ekonomi Bali di tahun 2024 tumbuh positif sebesar 5,48% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,03% (yoy). Ia menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tetap kuat mencerminkan ketahanan dan potensi ekonomi Bali dalam menghadapi tantangan global dan domestik.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Bali didorong oleh peningkatan investasi dan aktivitas ekspor. Investasi tumbuh sebesar 4,19% (yoy) yang didorong oleh percepatan penyelesaian proyek strategis. Sementara itu, ekspor, terutama ekspor jasa, meningkat seiring dengan lonjakan jumlah wisatawan mancanegara sebesar 17,65% (yoy).

Baca Juga:  Astra Motor Bali Kuatkan Semangat #Cari_Aman di Kalangan Pelajar SMA Harapan Nusantara

Di sisi lain, Konsumsi Rumah Tangga dan Konsumsi Pemerintah juga tetap tumbuh meskipun mengalami perlambatan. Konsumsi Rumah Tangga didorong oleh meningkatnya aktivitas pada Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Natal dan Tahun Baru. Konsumsi Pemerintah serta Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) juga tetap kuat seiring dengan pelaksanaan Pilkada serentak 2024.

Dari sisi lapangan usaha (LU), terdapat tiga sektor yang mengalami pertumbuhan tertinggi, yaitu LU Akomodasi, Makan, dan Minum (Akmamin), LU Pengadaan Listrik dan Gas, serta LU Industri Pengolahan.

  • LU Akmamin yang menjadi kontributor utama ekonomi Bali tumbuh sebesar 10,24% (yoy), didukung oleh tingginya kunjungan wisatawan mancanegara yang meningkat hingga 17,65% (yoy). Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Bintang juga tetap tinggi di angka 63%, memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan industri terkait.
  • LU Pengadaan Listrik dan Gas mengalami pertumbuhan 9,5% (yoy), didorong oleh meningkatnya konsumsi listrik akibat bertumbuhnya sektor pariwisata.
  • LU Industri Pengolahan juga menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 9,40% (yoy), tercermin dari meningkatnya penyaluran kredit untuk sektor ini.
Baca Juga:  Penyampaian Minat Investasi Bali Urban Rail and Associated Facilities dan Penyerahan Dokumen Kualifikasi

Bank Indonesia memperkirakan ekonomi Bali akan tetap tumbuh kuat pada Triwulan I 2025, didukung oleh momentum HBKN seperti Imlek, Nyepi, dan Idul Fitri. Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif, Bank Indonesia merekomendasikan beberapa langkah strategis, antara lain:

  1. Penguatan Sektor Padat Karya: Mendorong Bali sebagai destinasi pariwisata berbasis budaya dan kearifan lokal, meningkatkan swasembada pangan melalui sektor pertanian, serta mengembangkan industri kecil menengah berbasis agro dan ekonomi kreatif.
  2. Sinergi Pengendalian Inflasi: Melalui kolaborasi strategis Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam menciptakan ekosistem ketahanan pangan, distribusi komoditas strategis yang efisien, serta penguatan Data Neraca Pangan.
  3. Perluasan Pembiayaan Pembangunan: Melalui optimalisasi implementasi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM), peningkatan fasilitasi business matching bagi UMKM, serta peningkatan investasi di luar APBN dan APBD melalui Regional Investor Relations Unit.
  4. Digitalisasi Sistem Pembayaran dan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD): Mempercepat digitalisasi pembayaran dan perlindungan konsumen melalui peningkatan ekosistem digital dan transaksi elektronik.
Baca Juga:  Dua Pemuda Nekat Mencuri untuk Bekal Pulang Kampung 

Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi Bali yang hijau, tangguh, dan sejahtera melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat, daerah, serta pelaku ekonomi lokal. Dengan sinergi lintas sektor yang kuat, diharapkan Bali dapat terus meningkatkan daya tarik ekonominya baik di tingkat nasional maupun global.(yan/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments