Indonesia tak Akan Maju Bila Berdebat Penundaan Pemilu

0
165

UPDATEBALI.com, Jakarta – Pengamat politik sekaligus Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie mengatakan Indonesia tidak akan menjadi negara maju bila hanya berdebat soal penundaan pemilihan umum (pemilu) dan perpanjangan masa jabatan presiden.

“Kita tak akan maju jika hanya berputar-putar di penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden,” kata Jerry di Jakarta, Senin (28/2).

Dia mengatakan Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk memikirkan terkait upaya menyukseskan penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024, sesuai dengan kesepakatan bersama dengan DPR.

Baca Juga:  Lampu Hijau dari Pusat, De Gadjah Optimis Defisit Rp245 Miliar Bali Akan Hilang

“Tak usah lagi membuat publik gamang atau mengungkit perpanjangan jabatan presiden. Saatnya kita tetap perkuat demokrasi dan mempertajam reformasi,” tegasnya.

Menurut dia, PDI Perjuangan, sebagai partai pemenang Pemilu 2019, harus tetap konsisten dan tegak lurus terkait amandemen Undang-Undang Dasar Negara RI 1945 dan konstitusi.

Selain PDI Perjuangan, dia juga berharap Partai Gerindra juga perlu bersiap untuk menjadi poros terdepan dalam menolak pengunduran Pemilu 2024.

Baca Juga:  Serangkaian Hut Kota Denpasar, Karang Taruna Gelar Festival Ogoh - ogoh Mini

“Jadi, dengan penolakan PDI Perjuangan dan saya pikir akan diikuti Gerindra dan PPP, maka opsi perpanjangan jabatan presiden tak akan terwujud hanya mentok di isu belaka,” katanya.

Sudah saatnya partai politik memikirkan nasib bangsa ke depan, meninggalkan egoisme masing-masing dan berkompetisi dengan santun, pesannya.

“Jadi, saya sarankan pimpinan-pimpinan parpol harus perkuat konstitusi bangsa jangan di rusak atau di-otak atik. Bedakan mana kepentingan rakyat dan mana kepentingan pribadi dan kelompok,” ujar Jerry. (ub)

Baca Juga:  BSI dan PT SPS Hadirkan Layanan QRIS dan EDC Hijrah Loket di Bali