spot_img
spot_img
BerandaBaliIda Mahendra Jaya dan Candrawati Tamba Luncurkan Bantuan Cegah Stunting di Jembrana

Ida Mahendra Jaya dan Candrawati Tamba Luncurkan Bantuan Cegah Stunting di Jembrana

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Ketua TP PKK Jembrana, Ny Candrawati Tamba, menyambut kedatangan penjabat Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny Ida Mahendra Jaya, di Banjar Berawantangi, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, pada Jumat, 2 Agustus 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Berkunjung dan Berbagi yang bertujuan mempererat sinergi untuk membangun generasi emas bebas stunting.

Dalam acara tersebut, bantuan diberikan kepada 100 balita yang terdiagnosa stunting atau berisiko stunting dari beberapa desa di Kecamatan Melaya, termasuk Desa Tukadaya, Tuwed, Warnasari, Candikusuma, dan Manistutu. Paket bantuan terdiri dari beras 10 kg, susu 6 kotak, 1 krat telur, serta sikat dan pasta gigi 1 set. Bantuan ini berasal dari 50 paket dari Provinsi Bali dan 50 paket CSR Bank BPD Bali.

Baca Juga:  Sasar 400 Warga Kurang Mampu, TP PKK Bali Gelar Aksi Sosial di Jembrana

Setelah penyerahan bantuan, Ny. drg. Ida Mahendra Jaya dan Ny. Candrawati Tamba mengunjungi empat balita berisiko stunting untuk memantau kondisi mereka secara langsung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan upaya pencegahan stunting dan memantau pelaksanaan posyandu di lapangan.

Ny. Ida Mahendra Jaya menjelaskan bahwa kegiatan Berkunjung dan Berbagi dilaksanakan dengan pendekatan “Ngrombo” atau gotong royong, mengingat stunting masih menjadi isu strategis di Bali.

Baca Juga:  Kolaborasi Bali Era Baru Smart (KBS) Festival 2023 Resmi Ditutup

“Tim Penggerak PKK Provinsi Bali perlu mengambil peran aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk pencegahan stunting,” ucapnya.

Sementara itu, Ny Candrawati Tamba menyatakan bahwa kehadiran Ibu Pj. Gubernur Bali menunjukkan komitmen dalam upaya menurunkan angka stunting di Jembrana.

“Kami optimis dengan semangat gotong royong, kita dapat mencapai hasil yang lebih baik dalam pencegahan dan penurunan stunting,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kawiya Hadirkan Interpretasi Baru Jaratkaru, Putri Koster Berikan Apresiasi

Tamba juga melaporkan bahwa angka stunting di Jembrana turun dari 14,3% pada 2021 menjadi 8,7% pada tahun ini, dengan target menurunkan angka stunting di bawah 6,15% pada tahun 2024. Berbagai langkah penanganan, termasuk kebijakan anggaran dan program Bapak/Ibu Asuh Anak Stunting (BAAS), terus dilakukan untuk mempercepat penurunan stunting.

“Saya mengapresiasi peran TP PKK dan kader Posyandu di tingkat desa. Kami akan terus waspada dan melakukan langkah strategis untuk akselerasi penurunan stunting di Jembrana,” tutupnya. (yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments