Hilang saat Melaut, Gede Merta Ditemukan Terdampar di Pantai Anturan

0
145
Proses evakuasi terhadap jenazah Gede Merta yang terdampar di Pantai Anturan.
Proses evakuasi terhadap jenazah Gede Merta yang terdampar di Pantai Anturan. Sumber foto: dna/ub

UPDATEBALI.com, BULELENG – Seorang nelayan bernama Gede Merta (63) asal Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng dikabarkan hilang saat melaut, pada Kamis 12 Februari 2026, sejak pukul 06.00 Wita.

Proses pencarian pun terus dilakukan hingga akhirnya korban ditemukan terdampar beserta jukungnya di Pantai Anturan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Gede Merta seperti biasa berangkat melaut untuk mencari ikan sejak pukul 06.00 Wita. Namun hingga petang korban yang tidak membawa alat komunikasi sama sekali itu tak kunjung pulang. Kondisi tersebut lantas dilaporkan pihak keluarga ke Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng untuk dibantu melakukan pencarian terhadap korban.

Baca Juga:  KNTI: Hari Nusantara Momentum Sejahterakan Nelayan Kecil

“Kami menerima laporan sekitar pukul 21.49 Wita dari kelompok nelayan setempat tentang adanya nelayan belum kembali melaut. Korban saat melaut membawa jukung berwarna biru dengan tulisan di lambung jukung “Barokah Sido Giri” dan berangkat sekitar pukul 06.00 Wita,” Terang Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan.

Donny menambahkan Tim rescue tiba di lokasi sekitar pukul 22.30 Wita dan nelayan lainnya sempat melakukan proses pencarian dengan tiga jukung ke arah timur. Kabar baik pun datang sekitar pukul 23.05 Wita yang menyatakan korban ditemukan terdampar beserta jukungnya di Pantai Anturan. Info tersebut langsung ditindaklanjuti dan benar saja korban ditemukan dalam kondisi selamat beserta jukung yang berwarna biru bertuliskan “Barokah Sido Giri”.

Baca Juga:  Kemensos Jamin Penerima BLT BBM Kawasan 3T Tersalurkan

“Tim SAR Gabungan terdiri dari Basarnas Pos Sar Buleleng, Polairud Polres Buleleng, kelompok nelayan dan warga sekitar. Saat pencarian cuaca hujan ringan, kecepatan angin 5 Km/jam ditambah air laut pasang,” Tandasnya.(dna/ub)