Hebat! Buleleng Raih Juara 3 Hadang Putra dan Putri Jantra Tradisi VI

0
366
Perwakilan anak-anak dari Kabupaten Buleleng berhasil meraih Juara 3 dalam cabang Lomba Hadang Putra dan Putri di ajang Pacentokan. SUmber Foto : Kominfosanti Buleleng

UPDATEBALI.com, BULELENG – Perwakilan anak-anak dari Kabupaten Buleleng berhasil meraih Juara 3 dalam cabang Lomba Hadang Putra dan Putri di ajang Pacentokan (Lomba) Olahraga Tradisional Jantra Tradisi Bali IV yang merupakan bagian dari Pesta Kesenian Bali XLVI Tahun 2024.

Acara ini berlangsung selama dua hari, mulai Jumat, 28 Juni 2024 hingga Sabtu, 29 Juni 2024, di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar.

Baca Juga:  Aksi Pengeroyokan kembali Menelan Korban Jiwa, Polisi Buru Pelaku

Selain Hadang, Jantra Tradisi juga menyelenggarakan permainan lain seperti Terompah Putri dan Deduplak Putra. Kedua permainan ini diwakili oleh siswa-siswi dari SMP Negeri 1 Sawan, Kecamatan Sawan.

Putu Budiarta Mandala, Pembina tim Olahraga Tradisional Kabupaten Buleleng, menyatakan bahwa persiapan untuk semua cabang olahraga tradisional telah dimulai sejak bulan lalu. Tantangan yang dihadapi termasuk dalam pemilihan peserta yang sesuai dengan kriteria dan melatih kemampuan mereka dari awal, terutama untuk cabang olahraga baru seperti Deduplak.

Baca Juga:  Demi Krama Bali Tinggal di Rumah Layak Huni, Gubernur Koster Siap Kolaborasi Program Bedah Rumah TNI AD

“Ya karena Buleleng baru mengikuti cabor tersebut agak kesusahan di sana ya, namun kita tetap terus mencoba dan menambah pengalaman di sini,” ujar Putu Budiarta.

Latihan khusus dilakukan seminggu dua kali di Pantai Giri Emas, dengan fokus pada latihan ketahanan dan kelincahan di pasir. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan anak-anak agar siap menghadapi medan lapangan.

Baca Juga:  Terbukti, Campaign Astra Motor Bali Beri Garansi 5 Tahun untuk Semua Model Honda

“Semoga pelatihan sejak dini atau mencari bibit dalam olahraga tradisional seperti ini bisa diaplikasikan di berbagai sekolah di Buleleng. Jika bisa, sejak Sekolah Dasar sudah dilatih melalui ekstrakurikuler sehingga bisa siap pada waktu yang dibutuhkan,” harap Putu Budiarta.(adv/ub)