Hadiri Upacara Danu Kertih di Bangli, Bupati Badung Dorong Pelestarian Tradisi dan Lingkungan Bali

0
277
Bupati Wayan Adi Arnawa saat menghadiri Karya Tawur Agung Manca Wali Krama di Pura Hulundanu Batur, Desa Adat Songan, Kintamani, Bangli, Selasa (8/9).
Bupati Wayan Adi Arnawa saat menghadiri Karya Tawur Agung Manca Wali Krama di Pura Hulundanu Batur, Desa Adat Songan, Kintamani, Bangli, Selasa (8/9). Sumber foto : Humas Badung/updatebali

UPDATEBALI.com, BANGLI – Upacara keagamaan Danu Kertih serangkaian Karya Tawur Agung Manca Wali Krama digelar di Pura Hulundanu Batur, Desa Adat Songan, Kintamani, Bangli, Selasa, 8 September 2026.

Karya di salah satu Pura Tri Kahyangan Jagat yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali ini menjadi momentum penting untuk memohon kerahayuan dan keselamatan, sekaligus menjaga keharmonisan alam serta spiritual Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa hadir mendampingi Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta.

Hadir pula Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, serta Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga. Mereka bersama-sama mengikuti prosesi sakral mendak tirta amertha dan mulang pekelem di tengah Danau Batur.

Baca Juga:  Antari Jaya Negara Buka Lomba Cipta dan Baca Puisi Anak-anak SD se-Kelurahan Renon

Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menyampaikan apresiasi kepada krama Desa Adat Songan atas pelaksanaan karya agung tersebut.

Ia menegaskan bahwa ritual ini bukan hanya diperuntukkan bagi masyarakat setempat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keharmonisan seluruh jagat Bali.

“Puncak Karya Agung akan jatuh pada Saniscara Umanis Bala, 26 September 2026, bertepatan dengan Purnama Sasih Kapat. Astungkara melalui pelaksanaan karya ini, Pulau Bali senantiasa Gemah ripah loh jinawi,” ujarnya.

Baca Juga:  Polda Bali Selidiki Video Mesum Viral Pakai Baju Adat

Sejalan dengan Wagub Bali, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengapresiasi semangat gotong royong krama dalam menjaga kelestarian tradisi spiritual sekaligus alam Danau Batur.

Menurutnya, karya agung tersebut menjadi pengingat penting mengenai keseimbangan ekosistem atau Bhuana Agung dengan spiritualitas atau Bhuana Alit.

“Upacara Danu Kertih ini bukan sekadar ritual keagamaan rutin, melainkan wujud nyata penghormatan kita terhadap alam, khususnya Danau Batur sebagai jantung sumber air di Pulau Bali. Harapan kita bersama, melalui kesucian yadnya Manca Wali Krama ini, Bali senantiasa dianugerahi kedamaian, kerahayuan, serta kelimpahan sumber daya alam yang membawa berkah bagi seluruh masyarakat,” ungkap Adi Arnawa.

Baca Juga:  Bupati Badung Hadiri Puncak HUT Ke-64 STT Putra Cemara Sari di Sangeh

Jalannya karya keagamaan tersebut dipuput oleh Yajamana Karya, Ida Shri Bhagawan Putra Nata Nawa Wangsa Pemayun bersama Ida Istri Nata Nawa Wangsa dari Griya Kedhatuan Kawista, Banjar Munduk Ngandang, Desa Belatungan, Pupuan, Tabanan.(den/updatebali)