Hadiri Karya Ngusaba Kelapa, Wayan Koster: Tradisi Bali yang Lestari, Sejahterakan Alam

0
502
Hadiri Karya Ngusaba Kelapa, Wayan Koster: Tradisi Bali yang Lestari, Sejahterakan Alam. Sumber Foto: Istimewa

UPDATEBALI.com, TABANANWayan Koster, Gubernur Bali periode 2018-2023, menghadiri Karya Ngusaba Kelapa Caru Wraspati Kalpa di Pura Prajapati Agung, Desa Adat Timpag, Kerambitan, Tabanan, pada Rabu, 16 Oktober 2024.

Dalam acara tersebut, turut hadir Calon Wakil Bupati Tabanan Made Dirga, Anggota DPR RI empat periode Made Urip, dan Ketua DPRD Tabanan Wayan Arnawa.

Baca Juga:  Gubernur Bali Wayan Koster Tinjau Kick Off Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6 - 11 Tahun di SDN 1 Besakih  

Wayan Koster, yang kini maju sebagai Calon Gubernur Bali nomor urut 2, memuji karya upacara yang memuliakan pohon kelapa ini. Menurutnya, Ngusaba Nyuh adalah wujud nyata dari kearifan lokal yang perlu dijaga dan dilestarikan.

“Suatu kehormatan saya diundang ke sini. Warga sangat antusias. Jujur, saya kagum dengan upacara khusus untuk kelapa ini. Ini adalah warisan leluhur yang mengajarkan kita untuk merawat alam,” ujar Koster.

Baca Juga:  Titik 9 dan 10 Mulai Dibangun, Gubernur Koster Pastikan Shortcut Bali Utara–Selatan Berlanjut

Ia menambahkan bahwa upacara ini adalah simbol penghormatan terhadap pohon kelapa yang telah menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat setempat. Koster menekankan pentingnya upacara adat sebagai cara untuk menjaga keseimbangan alam dan harmoni.

Koster, yang juga dikenal dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali saat menjabat Gubernur, menjelaskan bahwa nilai-nilai kearifan lokal Bali, seperti yang terlihat dalam upacara ini, harus terus dijaga. Menurutnya, upacara seperti Ngusaba Kelapa perlu dilestarikan agar bisa diwariskan kepada generasi mendatang.

Baca Juga:  Lion Air Akui Pesawatnya Senggol Garbarata di Bandara Mopah Merauke

“Ajaran leluhur Bali sangat luar biasa. Kita harus terus menjaga dan melestarikan demi keseimbangan alam, manusia, dan budaya Bali,” tutupnya.(ub)