UPDATEBALI.com, DENPASAR – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan pentingnya peran Sekaa Teruna Teruni (STT) sebagai garda terdepan dalam menjaga dan melestarikan budaya Bali.
Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 STT Ersanya Sudira Jaya di Banjar Perarudan, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Minggu, 7 Desember 2025 malam.
Peringatan HUT kali ini mengusung tema “Utthana Yowana, Raksa Samskrti” yang bermakna kebangkitan jiwa generasi muda untuk melindungi, merawat, dan melestarikan budaya.
Rangkaian acara juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus baru STT Ersanya Sudira Jaya masa bakti 2025–2028 dengan I Kadek Deo Saputra Ariana sebagai ketua.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan kegiatan kepemudaan, Bupati Badung menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 20 juta.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Badung I Made Sudira, Ketua TP PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa, Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Arta, Lurah Jimbaran I Wayan Kardiyasa, Bendesa Adat Jimbaran Anak Agung Made Rai Dirga Arsana Putra, Kaling Perarudan I Made Dharmayasa, Kelian Adat Banjar Perarudan I Nyoman Suardika, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa mengapresiasi konsistensi masyarakat Jimbaran, khususnya Banjar Perarudan, dalam menjaga tatanan adat, sosial, dan budaya di tengah pesatnya perkembangan wilayah.
Menurutnya, kekuatan kebersamaan masyarakat menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.
“Kelurahan Jimbaran memiliki dinamika perkembangan yang sangat cepat, namun rasa kebersamaan masyarakatnya tetap kuat. Ini tercermin dari partisipasi aktif krama dalam setiap kegiatan adat dan sosial. Saya merasa berbahagia dapat hadir di tengah-tengah masyarakat Banjar Perarudan,” ujarnya.
Bupati menekankan bahwa peringatan HUT STT tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum evaluasi dan refleksi untuk menentukan arah organisasi ke depan. Ia menegaskan peran strategis STT sebagai kekuatan generasi muda dalam menjaga eksistensi budaya Bali.
“STT adalah kekuatan utama generasi muda. Tanpa budaya, pariwisata tidak akan berkembang, dan tanpa pariwisata, pendapatan daerah juga tidak akan tercapai. Karena itu, peran STT sangat vital,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa juga memaparkan sejumlah program strategis Pemerintah Kabupaten Badung yang telah dan akan dilaksanakan, khususnya pada 2025 dan 2026.
Selain program bantuan sosial yang telah dirasakan masyarakat, ke depan pemerintah akan memberi fokus lebih pada pembangunan kualitas sumber daya manusia.
“Saya tidak ingin masyarakat Badung hanya menjadi pekerja. Saya ingin anak-anak Badung menjadi pemimpin di daerahnya sendiri. Mulai tahun 2026, kami menyiapkan 450 kuota beasiswa S1 yang merupakan program murni Kabupaten Badung,” ungkapnya.
Sementara itu, Kelian Adat Banjar Perarudan I Nyoman Suardika menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Bupati Badung beserta jajaran. Ia menilai kehadiran pimpinan daerah membawa motivasi besar bagi STT dan masyarakat setempat.
“Kehadiran Bapak Bupati merupakan kehormatan besar bagi kami dan menjadi penyemangat bagi STT serta masyarakat Banjar Perarudan,” ujarnya.
Nyoman Suardika menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan HUT STT terselenggara berkat partisipasi aktif masyarakat, mulai dari kerja sukarela, penggalian dana, hingga dukungan sejumlah pihak.
Kegiatan juga diisi dengan berbagai lomba, seperti lomba tari tingkat SD, fruit carving, vegetable carving, serta pelayanan kesehatan gratis dan donor darah bekerja sama dengan PMI Bali.
Ia berharap proposal bantuan pembangunan yang telah diajukan oleh prajuru Banjar Perarudan dapat direalisasikan pada tahun 2026 guna memperkuat kegiatan kepemudaan dan pelestarian adat serta budaya di lingkungan banjar.(den/ub)





